Klasifikasi Plantae Lewat Flowchart

Perbedaan Mendasar Spora dan Biji

Spora adalah sel tunggal berukuran mikroskopis, sedangkan biji adalah struktur reproduksi multiseluler berukuran makroskopis yang membawa embrio dan cadangan makanan.

Perbandingan visual potongan melintang biji multiseluler berisi embrio dan cadangan makanan dengan satu sel spora mikroskopis sederhana.

Biji—seperti biji kacang hijau atau biji mangga—berukuran relatif besar karena merupakan struktur multiseluler yang dilengkapi "bekal makanan" (endosperma atau kotiledon) untuk menutrisi embrio calon tumbuhan. Sebaliknya, debu spora yang menempel di bagian bawah daun suplir murni berupa satu sel mikroskopis tanpa cadangan bekal makanan. Akibat ketiadaan cadangan energi ini, tumbuhan berspora sangat mengandalkan habitat yang lembap agar selnya dapat segera berkecambah dan menyerap air dari lingkungan sekitar.

Mencoret Jamur (Fungi) dari Daftar

Fungi (jamur) memang berkembang biak dengan spora dan menyukai tempat lembap, namun bukan termasuk kelompok tumbuhan karena tidak memiliki organ sejati maupun klorofil.

Dalam klasifikasi biologi modern, kelompok Fungi dipisahkan secara tegas ke dalam kerajaan tersendiri di luar Kingdom Plantae. Perbedaan utamanya terletak pada cara memperoleh energi: tumbuhan memproduksi makanannya sendiri melalui fotosintesis dengan bantuan klorofil (autotrof), sementara jamur menyerap nutrisi organik dari inang atau bahan pembusuk di sekitarnya (heterotrof).

Petunjuk soal menyatakan bahwa organisme yang ditemukan memiliki struktur akar, batang, dan daun. Jamur kuping yang tumbuh di batang pohon basah sama sekali tidak memiliki daun hijau berklorofil maupun organ sejati tersebut. Dengan demikian, meskipun jamur menghasilkan spora dan menyukai habitat lembap, Opsi E (Fungi) tidak memenuhi syarat dan dapat langsung dicoret.

Di hutan hujan tropis, kamu menemukan organisme yang menempel pada batang pohon basah dan melepaskan spora ke udara saat tertiup angin. Bukti terkuat apakah yang membuktikan organisme ini adalah Jamur (Fungi) dan BUKAN tumbuhan (Plantae)?

  • Organisme ini melepaskan spora mikroskopis saat tertiup angin kencang.
  • Organisme ini tidak memiliki klorofil serta organ akar, batang, atau daun sejati.
  • Organisme ini ditemukan hidup menempel di substrat daerah lembap.
  • Organisme ini berukuran kecil dan berupa lembaran pipih tanpa pelindung biji.

Jawaban: Organisme ini tidak memiliki klorofil serta organ akar, batang, atau daun sejati.

Ciri khas Kingdom Plantae adalah memiliki klorofil untuk fotosintesis serta berdiferensiasi menjadi jaringan tumbuhan. Jamur (Fungi) merupakan heterotrof tanpa klorofil dan tidak memiliki organ sejati seperti akar, batang, atau daun. Pilihan lain seperti berspora atau hidup di tempat lembap bukan bukti pembeda karena lumut dan paku juga memiliki sifat tersebut.

Fungi tidak dimasukkan dalam kelompok tumbuhan karena tidak memiliki klorofil dan tidak memiliki organ kormus sejati.

Organ Sejati: Pemisah Paku dan Lumut

Tumbuhan paku memiliki akar, batang, dan daun sejati beserta berkas pembuluh pengangkut (kormus), sedangkan lumut tidak memilikinya dan hanya bertumpu pada jangkar semu (rhizoid).

Unidentified fern showing root, stem, and leaf structures Gambar: Carlquist, Sherwin John, 1930-2021, CC BY 4.0 — Wikimedia Commons

Lumut (Bryophyta, Opsi D) tumbuh menempel pendek mendatar pada tanah atau bebatuan lembap karena tubuhnya belum memiliki pipa pengangkut (berkas pembuluh xilem dan floem). Struktur penjulur di bagian bawah lumut hanyalah rhizoid, yaitu benang selular sederhana yang berfungsi sebagai jangkar penahan tubuh, bukan akar penyerap sejati berpembuluh. Akibatnya, lumut menyerap air langsung melintasi sekujur permukaan sel tubuhnya dan tidak dapat tumbuh tegak tinggi.

Sebaliknya, tumbuhan paku (Pteridophyta, Opsi B) merupakan tumbuhan kormus berpembuluh pertama di daratan. Paku sudah memiliki akar serabut sejati yang masuk menembus tanah, batang yang kaku, serta helaian daun bertulang urat (seperti pada pakis atau suplir). Karena soal secara gamblang menyebutkan tumbuhan tersebut memiliki struktur akar, batang, dan daun, maka jawaban yang tepat adalah Opsi B (Pteridophyta), sedangkan Opsi D (Bryophyta) gugur.

Tentukan kebenaran dari masing-masing pernyataan berikut mengenai morfologi lumut dan paku!

  • Lumut dapat tumbuh menjulang tinggi hingga hitungan meter jika kelembapan tanah di habitatnya tercukupi. — Salah
  • Struktur rhizoid pada Bryophyta berfungsi mengalirkan air tanah secara cepat layaknya pipa pembuluh ke pucuk tumbuhan. — Salah
  • Tumbuhan paku dapat dibedakan dari lumut melalui kepemilikan organ akar, batang, dan daun sejati yang dilengkapi berkas xilem dan floem. — Benar

Pernyataan 1 Salah karena lumut tidak memiliki jaringan pembuluh berpenebalan lignin untuk menopang tinggi tubuh melawan gravitasi, sehingga selalu tumbuh ceper. Pernyataan 2 Salah karena rhizoid bukanlah pembuluh angkut sejati, melainkan filamen pelekat substrat yang menyerap air tanpa xilem/floem. Pernyataan 3 Benar karena paku (Pteridophyta) tergolong kormus berpembuluh lengkap (xilem dan floem).

Membedakan karakteristik morfologi Bryophyta dan Pteridophyta berdasarkan keberadaan organ sejati dan berkas pembuluh.