Membaca Grafik Trigonometri

Membaca Titik Penting Grafik

Titik tertinggi dan terendah grafik langsung menunjukkan nilai maksimum dan minimum fungsi. Pada model pasang surut air laut atau gerak periodik lainnya, kita cukup membaca sumbu horizontal sebagai waktu $t$ dan sumbu vertikal sebagai nilai ketinggian $h$. Setiap titik $(t, h)$ pada kurva menyatakan ketinggian air persis pada jam tersebut.

Grafik fungsi tinggi air laut terhadap waktu dengan sorotan pada titik 6,5 dan 9,3

Dari grafik di atas, kita bisa langsung mengonfirmasi beberapa informasi koordinat:

Garis Tengah dan Amplitudo

Amplitudo adalah jarak dari garis tengah ke puncak, setengah dari tinggi total gelombang. Bayangkan gerakan ayunan: saat diam menggantung, posisinya berada tepat di tengah (garis kesetimbangan). Begitu ayunan diayunkan, jarak terjauh dari posisi diam ke titik paling depan atau paling belakang itulah yang disebut simpangan terjauh atau amplitudo.

Pada gelombang sinusoidal air laut, kita dapat menentukan dua parameter penting ini secara langsung dari nilai ekstremnya:

  1. Garis tengah (posisi kesetimbangan): Nilai rata-rata antara posisi tertinggi dan terendah.

    $$h_{\text{tengah}} = \frac{h_{\text{maks}} + h_{\text{min}}}{2} = \frac{5 + 1}{2} = 3\text{ meter}$$

  2. Amplitudo: Simpangan dari garis tengah ke puncak, atau separuh dari rentang vertikal total (jarak dari lembah ke puncak).

    $$\text{Amplitudo} = \frac{h_{\text{maks}} - h_{\text{min}}}{2} = \frac{5 - 1}{2} = \frac{4}{2} = 2\text{ meter}$$

Karena nilai simpangan dari garis tengah ($3\text{ meter}$) ke puncak ($5\text{ meter}$) maupun ke lembah ($1\text{ meter}$) adalah sejauh $2\text{ meter}$, maka Opsi C benar.

Sebuah gelombang air laut pasang surut memiliki tinggi maksimum 8 meter dan tinggi minimum 2 meter. Berapakah amplitudo gelombang tersebut?

  • 3 meter
  • 5 meter
  • 6 meter
  • 4 meter

Jawaban: 3 meter

Amplitudo adalah simpangan terjauh dari garis tengah, yang dihitung dengan rumus $(h_{\text{maks}} - h_{\text{min}}) / 2$. Dengan $h_{\text{maks}} = 8\text{ meter}$ dan $h_{\text{min}} = 2\text{ meter}$, amplitudo gelombang adalah $(8 - 2) / 2 = 6 / 2 = 3\text{ meter}$. Opsi B salah karena 5 meter adalah nilai garis tengah $((8+2)/2)$. Opsi C salah karena 6 meter adalah selisih total puncak ke lembah. Opsi D salah karena hanya membagi nilai maksimum dengan dua.

Amplitudo dihitung sebagai setengah dari selisih nilai maksimum dan minimum.

Periode: Waktu Satu Siklus

Periode adalah jarak horizontal (waktu) antara dua puncak yang berurutan. Jika dianalogikan dengan ayunan, periode adalah durasi waktu yang dibutuhkan ayunan untuk bergerak dari titik terjauh di depan, berayun ke belakang, lalu kembali lagi ke titik awal di depan dalam satu putaran bolak-balik penuh.

Grafik gelombang pasang surut dengan panah horizontal penanda periode 12 jam dari puncak pertama ke puncak kedua

Cara paling praktis dan akurat mencari periode pada grafik gelombang adalah dengan mengukur selisih waktu antara dua puncak berdekatan:

Sebuah grafik gelombang mencapai puncak pertamanya pada detik ke-4 dan puncak keduanya pada detik ke-14. Tentukan kebenaran pernyataan berikut berdasarkan grafik tersebut!

  • Periode gelombang tersebut adalah 14 detik. — Salah
  • Puncak berikutnya akan terjadi pada detik ke-24. — Benar

Periode adalah jarak waktu dari satu puncak ke puncak berikutnya: $14 - 4 = 10\text{ detik}$, sehingga pernyataan pertama salah (14 detik adalah waktu kejadian puncak kedua, bukan durasinya). Karena periode adalah 10 detik, puncak berikutnya berulang setiap 10 detik, yaitu pada detik $14 + 10 = 24$, sehingga pernyataan kedua benar.

Periode adalah selisih waktu antara dua titik puncak yang berurutan.