Tebak Ikatan Lewat Pola Cepat

Jalan Pintas Konfigurasi Atom

Untuk unsur dengan nomor atom di bawah 20, gunakan konfigurasi kulit KLMN $(2, 8, 8, 2)$ untuk mencari elektron valensi dengan cepat tanpa perlu menyusun subkulit $spdf$.

Kulit atom Bohr mengisi elektron dari tingkat energi terdalam ke terluar:

Elektron valensi adalah jumlah elektron pada kulit terluar (angka paling belakang dalam susunan konfigurasi). Dari data nomor atom pada soal:

Sebuah unsur fiktif X memiliki nomor atom 15. Berdasarkan aturan kulit atom, berapa jumlah elektron valensi dari unsur X tersebut?

  • 2
  • 5
  • 8
  • 15

Jawaban: 5

Unsur dengan nomor atom 15 memiliki susunan elektron pada kulit KLMN sebesar 2, 8, 5. Elektron valensi adalah elektron di kulit terluar, yaitu angka terakhir: 5. Opsi A (2) salah karena itu isi kulit pertama; Opsi C (8) salah karena itu kuota kulit kedua; Opsi D (15) salah karena itu nomor atom total, bukan elektron valensi.

Menentukan elektron valensi menggunakan aturan kulit KLMN

Cheat Sheet: Logam vs Nonlogam

Unsur dengan elektron valensi $1-3$ cenderung menjadi logam (melepas elektron), sedangkan $5-7$ menjadi nonlogam (menerima elektron).

Bagan pemisahan sifat logam dan nonlogam berdasarkan jumlah elektron valensi

Semua atom berupaya mencapai konfigurasi stabil dengan $8$ elektron valensi (kaidah oktet). Kamu bisa menggunakan Aturan Angka 4 sebagai patokan kilat:

Mari kita klasifikasikan keempat unsur dari soal:

Tentukan apakah pernyataan mengenai kecenderungan elektron valensi berikut Benar atau Salah:

  • Unsur dengan elektron valensi 7 tergolong logam karena jumlahnya banyak. — Salah
  • Unsur dengan elektron valensi 2 cenderung melepas elektron untuk stabil. — Benar

Pernyataan 1 SALAH: Unsur dengan 7 elektron valensi justru sangat mudah menarik 1 elektron tambahan agar mencapai oktet (8), sehingga bersifat nonlogam, bukan logam. Pernyataan 2 BENAR: Unsur dengan 2 elektron valensi lebih mudah melepas 2 elektron daripada menarik 6 elektron untuk stabil, sehingga berperilaku sebagai logam.

Mengklasifikasikan logam/nonlogam berdasarkan elektron valensi

Jebakan Serah Terima

Pasangan yang pas antara pelepas dan penerima elektron membentuk ikatan ion, bukan ikatan kovalen.

Ilustrasi kartun serah terima koin emas antara dua karakter sebagai analogi ikatan ionik

Jebakan paling umum di soal ini adalah melihat kecocokan angka antara unsur $\text{P}$ dan $\text{Q}$. Unsur $\text{Q}$ memiliki $2$ elektron berlebih untuk dilepas, sedangkan $\text{P}$ membutuhkan tepat $2$ elektron untuk mencapai kestabilan oktet ($8$ elektron). Karena jumlahnya saling melengkapi secara pas, banyak yang langsung tergoda memilih Opsi D.

Namun perhatikan mekanismenya: ketika si Investor ($\text{Q}$, logam) memberikan elektron langsung ke si Penerima Dana ($\text{P}$, nonlogam), yang terjadi adalah serah terima elektron. Mekanisme serah terima elektron antara logam dan nonlogam selalu menghasilkan ikatan ion, bukan kovalen. Maka, Opsi D keliru.

Hal yang sama berlaku pada pilihan jawaban lainnya: