Bongkar Grafik: Merakit Persamaan Kurva

Membaca Komponen Grafik

Langkah pertama sebelum memakai rumus adalah membaca grafik untuk menemukan dua titik koordinat $(Q, P)$ yang pasti dilewati kurva.

Grafik kurva permintaan menurun yang menunjukkan dua titik koordinat hubungan antara harga P dan kuantitas Q.

Sesuai intuisimu sehari-hari, kurva permintaan selalu memiliki arah garis yang menurun dari kiri atas ke kanan bawah. Hal ini terjadi karena harga yang lebih murah secara alami mengundang lebih banyak pembeli.

Ibarat hendak merakit perabotan dari buku panduan, kita tidak bisa langsung merangkai tanpa menyiapkan komponen dasarnya terlebih dahulu. Pada grafik ekonomi, komponen utama yang kita butuhkan adalah dua titik koordinat $(Q, P)$ pada garis kurva permintaan:

Rumus Rakitan: Persamaan Dua Titik

Rumus persamaan garis lewat dua titik bertindak sebagai buku panduan untuk menghubungkan selisih $P$ dan selisih $Q$.

Setelah komponen titik $(Q_1, P_1) = (3.000, 50.000)$ dan $(Q_2, P_2) = (4.500, 40.000)$ siap, kita pasang ke dalam rumus baku persamaan garis:

$$\frac{Q - Q_1}{Q_2 - Q_1} = \frac{P - P_1}{P_2 - P_1}$$

Substitusikan nilai yang sudah diketahui:

$$\frac{Q - 3.000}{4.500 - 3.000} = \frac{P - 50.000}{40.000 - 50.000}$$

Sederhanakan bagian penyebutnya terlebih dahulu:

Persamaan kita kini menjadi:

$$\frac{Q - 3.000}{1.500} = \frac{P - 50.000}{-10.000}$$

Mengeksekusi Aljabar dengan Teliti

Penyelesaian persamaan garis membutuhkan kehati-hatian ekstra saat memindahkan angka melintasi tanda sama dengan.

Mari lanjutkan tahapan aljabar dari bentuk pecahan sebelumnya:

$$\frac{Q - 3.000}{1.500} = \frac{P - 50.000}{-10.000}$$

Pindahkan angka $1.500$ ke ruas kanan sebagai faktor pengali:

$$Q - 3.000 = \frac{1.500}{-10.000} (P - 50.000)$$

Pecahan $\frac{1.500}{-10.000}$ disederhanakan menjadi $-0,15$. Ingat bahwa kurva permintaan wajib memiliki kemiringan atau gradien bertanda negatif karena hubungan terbalik antara harga dan jumlah barang. Bentuk dengan gradien positif seperti pada Opsi B ($Q_d = -10.500 + 0,15P$) langsung gugur karena bertentangan dengan hukum permintaan.

Kalikan faktor $-0,15$ secara distributif ke dalam kurung:

$$\begin{aligned} Q - 3.000 &= -0,15P + (-0,15 \times -50.000) \\ Q - 3.000 &= -0,15P + 7.500 \end{aligned}$$

Langkah terakhir adalah memindahkan konstanta $-3.000$ ke ruas kanan. Di sinilah letak ketelitian perakitan diuji:

Dengan operasi tanda yang tepat, angka konstanta dijumlahkan:

$$\begin{aligned} Q &= -0,15P + 7.500 + 3.000 \\ Q_d &= 10.500 - 0,15P \end{aligned}$$

Kita mendapatkan angka intersep sebesar $10.500$ dan fungsi permintaan akhir yang tepat, yaitu Opsi A.

Sebuah barang saat harganya Rp100 laku sebanyak 20 unit. Ketika harga diturunkan menjadi Rp80, jumlah barang yang laku naik menjadi 30 unit. Fungsi permintaan yang tepat untuk barang tersebut adalah...

  • $Q_d = 70 - 0,5P$
  • $Q_d = 50 - 0,5P$
  • $Q_d = 30 - 0,5P$
  • $Q_d = 70 - 2P$

Jawaban: $Q_d = 70 - 0,5P$

Titik 1 adalah (20, 100) dan Titik 2 adalah (30, 80). Gradien dihitung dari selisih Q dibagi selisih P: (30 - 20) / (80 - 100) = 10 / -20 = -0,5. Rumus garis: Q - 20 = -0,5(P - 100) menghasilkan Q - 20 = -0,5P + 50. Pindahkan -20 ke ruas kanan menjadi penjumlahan (+20), sehingga Q = -0,5P + 50 + 20 = 70 - 0,5P (Opsi A benar). Pengecoh B salah karena lupa memindahkan -20. Pengecoh C salah tanda karena mengurangkan 50 - 20. Pengecoh D salah karena gradien terbalik membagi selisih P dengan selisih Q (-20 / 10 = -2).

Persamaan permintaan dapat diturunkan dengan mensubstitusi dua titik harga dan kuantitas ke rumus aljabar yang runtut.