Trik Aljabar Keseimbangan Pasar

Hakikat Keseimbangan

Keseimbangan pasar hanya tercapai saat kuantitas barang yang diminta sama persis dengan yang ditawarkan.

Ilustrasi penjual es teh kantin menyerahkan gelas es teh dengan jumlah yang pas kepada pembeli.

Bayangkan suasana transaksi jual-beli es teh di kantin sekolah. Penjual ingin membuat dan menjual es teh, sementara siswa yang baru selesai olahraga ingin membelinya. Keseimbangan terjadi saat jumlah gelas es teh yang disiapkan penjual pas habis dibeli oleh semua siswa yang mengantre—tidak ada segelas pun es teh yang tersisa basi, dan tidak ada satu siswa pun yang gigit jari kehabisan es teh.

Dalam matematika ekonomi, kondisi "pas" ini dirumuskan sangat lugas:

$$\mathbf{Q_d = Q_s}$$

Di mana $Q_d$ adalah jumlah yang diminta oleh pembeli, dan $Q_s$ adalah jumlah yang ditawarkan oleh penjual.

Persamaan Dua Sisi

Menulis syarat keseimbangan berarti mempertandingkan rumus pembeli dan rumus penjual dalam satu persamaan.

Mengapa pembeli dan penjual memiliki rumus yang berbeda? Karena cara berpikir mereka berlawanan saat melihat harga ($P$). Bagi siswa pembeli di kantin, semakin mahal harga es teh, semakin sedikit gelas yang ingin dibeli (fungsi permintaan, $Q_d = 100 - 2P$). Sebaliknya, bagi penjual di stan, semakin mahal harga yang bisa dijual, semakin semangat ia membuat banyak porsi (fungsi penawaran, $Q_s = 10 + P$).

Saat pasar mencapai kesepakatan (deal), kedua rumus ini disatukan dengan tanda sama dengan ($Q_d = Q_s$):

$$100 - 2P = 10 + P$$

Perhatikan bahwa huruf $P$ di sebelah kiri dan huruf $P$ di sebelah kanan adalah variabel yang mewakili hal yang sama persis: satu tingkat harga kesepakatan bersama yang membuat kedua belah pihak puas. Tugas kita berikutnya tinggal menemukan angka $P$ berapakah itu.

Trik Geser Variabel

Persamaan aljabar diselesaikan dengan mengumpulkan angka di satu ruas dan variabel di ruas lainnya.

Diagram aljabar perpindahan ruas variabel dan konstanta dengan tanda panah bolak-balik.

Ketika melihat variabel $P$ muncul di kedua sisi persamaan ($100 - 2P = 10 + P$), jangan panik atau asal menebak angka. Prinsip dasarnya sederhana: satukan kelompok angka murni di satu sisi, dan satukan suku yang memiliki huruf $P$ di sisi seberangnya.

Setiap kali suatu suku melompati tanda sama dengan ($=$), tandanya akan berbalik:

Mari kita terapkan pada persamaan kita:

  1. Pindahkan suku $-2P$ dari sisi kiri melompati tanda sama dengan ke kanan, sehingga berubah menjadi $+2P$.

  2. Pindahkan angka $+10$ dari sisi kanan melompati tanda sama dengan ke kiri, sehingga berubah menjadi $-10$.

Persamaan kini menjadi terkumpul rapi:

$$100 - 10 = P + 2P$$

Sederhanakan kedua ruas:

$$90 = 3P$$

Bagi kedua ruas dengan angka $3$:

$$P = \frac{90}{3} \implies \mathbf{P = 30}$$

Kita berhasil menemukan harga keseimbangannya, yaitu $P = 30$ (tiga puluh ribu rupiah per unit)!

Tentukan apakah langkah pemindahan suku (pindah ruas) pada persamaan aljabar berikut ini Benar atau Salah!

  • Dari $80 - 2x = 20 + x$, dipindah ruas menjadi $80 - 20 = x + 2x$. — Benar
  • Dari $50 + 3y = 90 - y$, dipindah ruas menjadi $3y - y = 90 + 50$. — Salah

Pernyataan 1 Benar: konstanta 20 pindah ke kiri menjadi -20, dan suku -2x pindah ke kanan menjadi +2x sehingga menjadi 80 - 20 = x + 2x. Pernyataan 2 Salah: suku -y saat pindah ke kiri seharusnya menjadi +y (bukan -y), dan angka 50 saat pindah ke kanan seharusnya menjadi -50 (bukan +50).

Memindahkan suku-suku dalam persamaan linear satu variabel secara tepat