Tersurat vs Tersirat: Bukan Sekadar Copy-Paste
Tersurat vs Tersirat: Obrolan Chat
Makna tersurat itu seperti berbicara to the point, sedangkan makna tersirat itu seperti memberi kode yang harus ditebak maksudnya.
Bayangkan kamu sedang chatting dengan temanmu di ponsel. Jika temanmu mengirim pesan, "Aku lapar banget", ini adalah contoh makna tersurat. Pesannya gamblang, langsung ke intinya (to the point), dan kamu tidak perlu repot-repot menebak apa yang sedang dia rasakan. Sebaliknya, jika temanmu mengirim pesan, "Perutku dari tadi bunyi terus nih", ini adalah makna tersirat. Dia tidak secara blak-blakan bilang bahwa dia lapar; dia sedang memberi "kodean", dan pikiranmu secara otomatis menyimpulkan maksud di balik pesan tersebut.

Hal yang sama persis terjadi saat kita membaca teks bacaan. Makna tersurat adalah informasi yang tertulis secara langsung dan gamblang dalam teks tanpa butuh tafsiran tambahan. Sementara itu, makna tersirat adalah informasi tersembunyi yang tidak dituliskan secara gamblang, melainkan harus disimpulkan sendiri oleh pembaca dari petunjuk-petunjuk yang ada.
Ibu mengirim pesan ke ponselmu saat kamu sedang belajar kelompok di rumah teman. Dari pesan-pesan berikut, manakah yang merupakan contoh makna tersirat?
- Cepat pulang sekarang juga.
- Udah jam 10 malam lho, besok kamu masih harus sekolah pagi.
- Ibu tunggu di rumah ya, segera kembali.
- Jangan keluyuran lagi, lekas masuk rumah.
Jawaban: Udah jam 10 malam lho, besok kamu masih harus sekolah pagi.
Pilihan B tidak menyebut kata 'pulang' secara langsung, melainkan memberikan petunjuk waktu dan alasan (kodean) sehingga kita harus menyimpulkan sendiri maksudnya (tersirat). Opsi A, C, dan D semuanya menyampaikan perintah pulang secara to the point (tersurat).
Membedakan makna tersirat dari pernyataan langsung
Parafrasa: Beda Kata Tetap Tersurat
Makna tersurat tidak harus sama persis (copy-paste) dari teks asli; kata yang berbeda tapi memiliki makna yang sama tetaplah makna tersurat.
Ketika berbicara to the point, kita bisa menggunakan beragam gaya bahasa. Kalimat "Aku lapar" dan "Gue butuh makanan" punya makna yang sama persis, dan keduanya sama-sama bermakna tersurat. Mengungkapkan kembali suatu pesan menggunakan pilihan kata yang berbeda tanpa mengubah esensi maknanya disebut parafrasa. Banyak pembaca terjebak dan mengira bahwa begitu sebuah kalimat tidak disalin kata demi kata dari bacaan, kalimat itu otomatis menjadi makna tersirat. Padahal, selama fakta yang dibicarakan tetap sama gamblangnya, statusnya tetaplah makna tersurat.

Mari kita perhatikan Opsi D dari teks soal: "Antusiasme penonton terhadap film ini bertahan lama". Di dalam teks, kalimat (11) dan (12) menyebutkan bahwa penjualan tiket "...terus meningkat setiap harinya, bahkan setelah 10 hari penayangan" dan "Banyak bioskop yang masih memutar film ini...". Kalimat pada Opsi D bukanlah kesimpulan baru yang tersembunyi, melainkan murni parafrasa dari fakta tiket yang terus laku dan bioskop yang masih memutarnya. Karena faktanya tetap sama persis dan disajikan gamblang, Opsi D adalah makna tersurat.
Hal serupa juga terlihat pada Opsi C: "Pihak studio merasa yakin film ini akan terus meraup keuntungan". Pada kalimat (13) teks asli, tertulis "Pihak studio pun optimis film ini akan terus menambah jumlah penonton...". Kata optimis di teks diparafrasakan menjadi merasa yakin pada pernyataan. Keduanya mengabarkan fakta yang sama tanpa perlu kita reka-reka lagi, sehingga Opsi C juga merupakan makna tersurat.
Sebuah kalimat berita berbunyi: 'Harga bahan bakar minyak mengalami kenaikan tajam bulan ini.' Tentukan kebenaran dari masing-masing pernyataan berikut!
- Pernyataan 'BBM menjadi jauh lebih mahal pada bulan ini' merupakan makna tersurat dari teks tersebut. — Benar
- Pernyataan 'Masyarakat akan berdemonstrasi menolak kenaikan harga' merupakan makna tersurat dari teks tersebut. — Salah
Pernyataan 1 Benar karena 'BBM' dan 'jauh lebih mahal' hanyalah parafrasa langsung dari 'bahan bakar minyak mengalami kenaikan tajam', sehingga tetap bermakna tersurat. Pernyataan 2 Salah karena aksi 'demonstrasi masyarakat' sama sekali tidak tertulis di teks asli, melainkan merupakan prediksi atau dugaan di luar teks (tersirat/spekulasi).
Mengidentifikasi bahwa pernyataan parafrasa tetaplah makna tersurat
Tersirat: Menggali Kesimpulan
Makna tersirat adalah kesimpulan atau tafsiran yang tidak tertulis langsung, melainkan harus dibangun dari petunjuk dalam teks.
Jika parafrasa ibarat mengganti gaya bahasa obrolan santai, maka makna tersirat ibarat kita harus menebak isi hati seseorang dari kode-kode yang dia lontarkan. Sesuatu menjadi makna tersirat ketika kalimat pernyataan melompat lebih jauh daripada apa yang benar-benar dinyatakan oleh teks aslinya.
Mari kita tinjau Opsi B dari soal: "Film ini merupakan penutup yang sempurna untuk waralaba The Conjuring". Sekarang bandingkan dengan kalimat (10) pada teks asli: "Film The Conjuring: Last Rites ini diharapkan akan menjadi penutup yang epik untuk waralaba tersebut". Perhatikan perbedaannya: teks asli hanya menyatakan sebuah harapan ("diharapkan akan menjadi"), sedangkan Opsi B menyatakannya sebagai sebuah kesimpulan pasti ("merupakan penutup yang sempurna"). Mengubah sebuah ekspektasi atau harapan menjadi klaim bahwa film tersebut benar-benar sudah menjadi penutup yang sempurna membutuhkan proses interpretasi subjektif. Oleh sebab itu, Opsi B adalah makna tersirat.
Sebaliknya, bandingkan dengan Opsi A: "Film The Conjuring: Last Rites disutradarai oleh Michael Chaves". Informasi ini tertulis secara gamblang pada kalimat (2) teks asli: "Film ini disutradarai oleh Michael Chaves...". Tidak ada lompatan logika, tidak ada tafsiran harapan menjadi fakta, dan informasinya seratus persen langsung terbaca. Itulah mengapa Opsi A digolongkan sebagai makna tersurat.
Bacalah kalimat berikut: 'Andi menabung separuh dari uang jajannya setiap hari selama tiga bulan karena ingin mengganti layar HP-nya yang retak.' Manakah pernyataan berikut yang merupakan makna tersirat?
- Andi menyisihkan 50% uang jajannya setiap hari.
- Layar ponsel Andi sedang dalam keadaan rusak.
- Andi belum memiliki cukup uang untuk memperbaiki HP-nya saat ini.
- Andi menabung secara rutin selama kurang lebih 90 hari.
Jawaban: Andi belum memiliki cukup uang untuk memperbaiki HP-nya saat ini.
Pilihan C merupakan makna tersirat karena teks tidak pernah menyebutkan status saldo uang Andi secara langsung, melainkan kita simpulkan sendiri dari fakta bahwa ia harus bersusah payah menabung selama berbulan-bulan. Sementara itu, opsi A (50% = separuh), opsi B (rusak = retak), dan opsi D (90 hari = tiga bulan) semuanya adalah parafrasa fakta langsung, sehingga tergolong makna tersurat.
Membedakan informasi parafrasa tersurat dengan simpulan tersirat