Anomie: Saat Aturan Main Tiba-tiba Hilang

Saat Server Game Di-Reset

Anomie terjadi ketika aturan main yang lama mendadak hilang sebelum aturan baru terbentuk utuh, menyebabkan kebingungan total.

Seorang karakter video game berdiri kebingungan di dunia game yang kehilangan antarmuka panduan arah dan mengalami glitch visual.

Bayangkan kamu sedang bermain game online dunia terbuka yang memiliki sistem aturan ketat dan terstruktur. Sistem aturan game tersebut adalah fakta sosial—sesuatu yang berada di luar dirimu dan memaksa semua pemain untuk bermain dengan cara tertentu.

Tiba-tiba, pengembang me-reset server secara menyeluruh. Seluruh sistem misi dan aturan lama dihapus dalam semalam, tetapi sistem nilai atau pedoman baru belum diberikan. Para pemain mendadak gamang: apakah sekarang bebas menyerang pemain lain? Bolehkah mengambil barang pemain lain? Tindakan apa yang dianggap benar atau salah?

Kondisi "kebingungan massal" dan "hilangnya pedoman hidup" karena aturan sosial mendadak lenyap inilah yang dinamakan anomie oleh sosiolog Émile Durkheim.

Jika seseorang sekadar merasa "tertekan oleh aturan luar", hal itu memang merujuk pada sifat umum fakta sosial. Namun, ketika tekanan eksternal tersebut berupa runtuhnya tatanan norma yang memicu ketidakpastian mendalam, konsep spesifik yang menjelaskannya adalah anomie.

Jerman Timur: Tembok dan Norma yang Runtuh

Reunifikasi Jerman adalah contoh nyata anomie, di mana tatanan sosialis runtuh sekejap dan warga mendadak menghadapi kerasnya kapitalisme.

Warga berkumpul di Tembok Berlin pada masa reunifikasi tahun 1989. Gambar: Unknown photographer, Reproduction by Lear 21 at English Wikipedia, CC BY-SA 3.0 — Wikimedia Commons

Sebelum tahun 1990, masyarakat di Jerman Timur hidup dalam sistem sosialis yang terencana. Negara menjamin ketersediaan pekerjaan seumur hidup serta perumahan murah. Pola hidup gotong royong dan kepatuhan pada negara tersebut membentuk kesadaran kolektif lama mereka. Karena itu, memilih Opsi E (kesadaran kolektif) kurang tepat; peristiwa reunifikasi justru memperlihatkan kehancuran kesadaran kolektif lama tersebut, bukan keberlangsungannya.

Pasca reunifikasi tahun 1990, tatanan tersebut runtuh seketika. Banyak pabrik milik negara ditutup, memicu pengangguran massal. Warga yang terbiasa hidup terjamin mendadak dilempar ke dalam sistem pasar bebas yang menuntut kompetisi individu. Pedoman hidup lama sudah tidak berlaku, sementara norma-norma kapitalisme baru belum sepenuhnya mereka pahami dan internalisasi.

Pilihan lainnya juga tidak sesuai dengan konteks persoalan:

Hierarki Konsep Durkheim

Anomie adalah kondisi patologis (tidak normal) dari fakta sosial, bukan konsep yang kedudukannya setara untuk dibandingkan secara sejajar.

Bagan pohon taksonomi konsep Emile Durkheim yang membedakan kondisi normal dan kondisi patologis dari fakta sosial.

Banyak siswa tergoda memilih Opsi C (fakta sosial) karena melihat warga Jerman Timur berada dalam kondisi "dipaksa oleh keadaan di luar diri mereka". Namun, ada perbedaan tingkatan konsep yang perlu dipahami:

  1. Fakta sosial adalah konsep payung utama Durkheim. Hukum, bahasa, moral, adat istiadat, dan sistem ekonomi semuanya adalah fakta sosial yang bersifat eksternal dan memaksa.

  2. Dalam kondisi masyarakat yang stabil (kondisi normal), fakta sosial berfungsi mengikat individu melalui nilai bersama (kesadaran kolektif) dan menciptakan keteraturan (solidaritas).

  3. Namun, ketika perubahan sosial terjadi terlampau cepat, daya ikat fakta sosial tersebut retak seketika. Kondisi ketiadaan norma atau disorganisasi sosial ini dipandang Durkheim sebagai kondisi sakit (patologis), yang dinamakan anomie.

Sebuah kota yang biasanya tertib dengan aturan hukum ketat mendadak dilanda bencana gempa dahsyat dalam semalam. Sistem kepolisian lumpuh total. Keesokan harinya, warga yang biasanya taat hukum tiba-tiba melakukan penjarahan toko swalayan secara massal di tengah kepanikan dan rasa lapar. Menurut teori Émile Durkheim, fenomena penjarahan massal ini terjadi karena masyarakat sedang berada dalam kondisi ....

  • fakta sosial, karena warga dipaksa oleh keadaan alam untuk bertahan hidup
  • kesadaran kolektif, karena semua penjarah bertindak serempak bersamaan
  • solidaritas mekanik, karena masyarakat otomatis kembali ke naluri bertahan hidup
  • anomie, akibat hilangnya pengawasan dan pedoman perilaku secara mendadak

Jawaban: anomie, akibat hilangnya pengawasan dan pedoman perilaku secara mendadak

Bencana dahsyat yang melumpuhkan aparat hukum membuat norma keteraturan yang mengikat warga lenyap seketika. Kondisi ketiadaan norma dan kontrol sosial yang memicu kekacauan perilaku ini disebut anomie (D). Menjawab fakta sosial (A) terlalu umum, sedangkan kesadaran kolektif (B) dan solidaritas mekanik (C) tidak menggambarkan situasi runtuhnya tatanan nilai.

Anomie adalah bentuk spesifik dari gangguan tatanan (fakta sosial) yang normal akibat perubahan mendadak.