Noun Phrase: Membedah Susunan Kata

Kerangka Utama vs Gerbong Tambahan

Waktu ngerjain soal ini, kamu mungkin merasa kalimatnya "kebanyakan kata kerja" (meet, discuss, approve, allocated). Wajar kalau instingmu bilang, "Ini pasti ada verb yang salah tempat!"

Tapi, mari kita bedah dulu kerangka utama kalimat ini. Sebuah kalimat majemuk itu ibarat kereta api yang punya banyak "ruangan" (klausa/frasa). Selama tiap kata kerja punya ruangan dan pasangannya yang sah, kalimat itu aman.

Coba lihat kerangka di atas:

Kata approve di sini aman karena dia adalah pasangan paralel dari to discuss. Keduanya berbagi kata to yang sama. Karena slot kata kerja (baik verb utama maupun infinitive) sudah terisi dengan rapi, sisa kata di belakangnya—"the proposed budget allocated for..."bukanlah kata kerja utama.

Bagian tersebut harus bertindak sebagai satu "gerbong" objek, yaitu sebuah Frasa Benda (Noun Phrase). Pertanyaannya, apakah susunan kata-katanya sudah membentuk frasa benda yang benar? Mari kita cek di halaman berikutnya.

Anatomi Noun Phrase (Frasa Benda)

Karena bagian belakang kalimat tadi bertugas sebagai objek, dia harus berupa Noun Phrase.

Apa itu Noun Phrase? Singkatnya, ini adalah kelompok kata yang bekerja sama untuk menjadi satu kata benda utuh. Kamu bisa membayangkannya seperti sebuah kereta: ada satu Noun (Kata Benda) yang jadi "Lokomotif" utama, dan kata-kata lain bertindak sebagai "Gerbong" pernak-pernik yang menjelaskan lokomotif tersebut.

Rumus standar Noun Phrase yang mulus dan tanpa hambatan adalah: Determiner + Adjective + Noun

Contoh yang sering kita pakai: The financial report (laporan keuangan). Walaupun ada tiga kata, di mata tata bahasa Inggris, mereka dihitung sebagai satu objek utuh. Nah, masalah di soal kita tadi muncul ketika ada kata yang bentuknya bukan kata sifat standar atau kata benda murni yang nyempil di dalam gerbong ini.

Dalam Noun Phrase 'The beautiful red car', kata mana yang bertindak sebagai 'Lokomotif' atau benda utama?

  • A. beautiful
  • B. The
  • C. car
  • D. red

Jawaban: C. car

'Car' adalah benda utama (Noun) yang dijelaskan oleh 'The', 'beautiful', dan 'red'.

Noun Phrase terdiri dari determiner, adjective, dan noun yang bertindak sebagai satu kesatuan kata benda.

Misteri Modifier Kiri-Kanan

Sekarang, mari kita bedah frasa yang bikin bingung di soal: "the proposed budget allocated".

Kenapa rasanya janggal? Karena kata budget "diapit" oleh dua kata berakhiran -ed dari kiri dan kanan.

Mari kita urai:

  1. [proposed] dari kiri: Ini aman. Proposed berfungsi sebagai kata sifat murni (Adjective) yang artinya "yang diusulkan". Frasa "the proposed budget" (anggaran yang diusulkan) sangat wajar.

  2. [allocated] dari kanan: Ini sumber masalahnya. Kata ini adalah Verb-3 (Past Participle). Dalam bahasa Inggris, kalau kamu menaruh Verb-3 tepat setelah kata benda, dia akan membentuk klausa pasif yang tersembunyi (disebut reduced relative clause).

Jadi, "the budget allocated" sebenarnya singkatan dari "the budget that was allocated" (anggaran yang dialokasikan).

Kalau kita paksakan masuk ke kalimat utuh, maknanya jadi aneh: dewan direksi akan menyetujui "anggaran yang (sudah) dialokasikan". Kalau sudah dialokasikan, kenapa baru disetujui sekarang?

Yang sebenarnya dimaksud oleh kalimat ini bukanlah "anggaran yang dialokasikan", melainkan sebuah konsep benda mati: "alokasi anggaran". Karena kita butuh "benda", maka bentuk Verb-3 ini harus kita ubah supaya frasanya utuh kembali.

Tentukan Benar atau Salah pernyataan tentang penggunaan Verb-3 (Past Participle) setelah kata benda berikut ini:

  • Kata berakhiran -ed selalu bertindak sebagai Verb utama dalam kalimat. — Salah
  • Frasa 'the report submitted' bermakna 'laporan yang (telah) dikumpulkan'. — Benar
  • Menaruh Verb-3 di belakang benda membuat frasa benda menjadi lebih rapi dan mengalir. — Salah

Menaruh Verb-3 (seperti submitted) SETELAH benda mengubahnya jadi klausa pasif ('that was submitted'), bukan Noun utuh. Kata sifat biasa berada di depan.

Verb-3 yang diletakkan setelah kata benda berfungsi sebagai klausa pasif tersembunyi (that was...), bukan kata sifat murni.