Konsumsi Bensin: Rasio dan Selisih
Memilah Sumber Daya Terpakai
Langkah pertama menghitung konsumsi adalah menentukan selisih antara kondisi awal dan akhir sumber daya.

Hal yang sama persis terjadi pada mobil di soal kita. Diketahui mobil memiliki Kapasitas Tangki sebesar $40\text{ liter}$. Sebelum berjalan, bensin terisi $\frac{3}{4}$ bagian:
$$\frac{3}{4} \times 40\text{ liter} = 30\text{ liter}$$
Setelah menempuh perjalanan, bensin tersisa $\frac{1}{4}$ bagian:
$$\frac{1}{4} \times 40\text{ liter} = 10\text{ liter}$$
Dengan demikian, Volume Terpakai selama perjalanan adalah:
$$30\text{ liter} - 10\text{ liter} = 20\text{ liter}$$
Makna Efisiensi Konsumsi
Konsumsi bensin menunjukkan rasio jarak tempuh per satu unit liter bensin yang berhasil dihabiskan.
Satuan efisiensi dinyatakan dalam $\text{km/liter}$, yang memiliki arti sederhana: berapa kilometer jarak yang berhasil ditempuh untuk setiap $1\text{ liter}$ bahan bakar yang habis.
Melanjutkan analogi kuota internet sebelumnya: jika kuota yang hangus sebanyak $20\text{ GB}$ digunakan untuk menonton video selama $150\text{ menit}$, efisiensi kuotamu adalah:
$$\frac{150\text{ menit}}{20\text{ GB}} = 7{,}5\text{ menit per GB}$$
Pada mobil, perjalanan menempuh jarak $150\text{ km}$ dengan menghabiskan Volume Terpakai sebanyak $20\text{ liter}$. Maka, nilai Konsumsi BBM mobil tersebut adalah:
$$\text{Konsumsi BBM} = \frac{\text{Jarak Tempuh}}{\text{Volume Terpakai}} = \frac{150\text{ km}}{20\text{ liter}} = 7{,}5\text{ km/liter}$$
Rasio ini memberi tahu kita bahwa tiap mobil melaju sejauh $7{,}5\text{ km}$, tepat $1\text{ liter}$ bensin di dalam tangki berkurang.
Sebuah motor menempuh perjalanan dari Jakarta ke Bogor sejauh 60 km. Tangki motor awalnya terisi penuh 5 liter, lalu setibanya di tujuan bensin tersisa 2 liter. Berapa konsumsi BBM motor tersebut?
- 20 km/liter
- 30 km/liter
- 12 km/liter
- 3 km/liter
Jawaban: 20 km/liter
Bahan bakar yang terpakai selama perjalanan adalah selisih volume awal dan akhir: 5 liter - 2 liter = 3 liter. Maka, konsumsi BBM motor tersebut adalah 60 km ÷ 3 liter = 20 km/liter. Pilihan B salah karena membagi dengan sisa bensin (60 ÷ 2). Pilihan C salah karena membagi dengan kapasitas penuh awal (60 ÷ 5). Pilihan D salah karena baru menghitung bensin yang terpakai (3 liter), bukan efisiensi konsumsinya.
Konsumsi BBM dihitung dengan membagi total jarak tempuh dengan selisih bahan bakar yang terpakai.
Membedah Pilihan Jebakan
Salah dalam memilih angka pembagi atau berhenti di nilai antara akan menghasilkan jawaban keliru.
Perhitungan yang utuh menghasilkan konsumsi sebesar $7{,}5\text{ km/liter}$, yang tepat menjawab soal pada Opsi A. Mari kita bedah mengapa opsi lainnya keliru dan jebakan apa yang dipasang pembuat soal:
Opsi D ($15\text{ km/liter}$) adalah jebakan yang paling umum. Kesalahan ini terjadi jika membagi jarak $150\text{ km}$ langsung dengan sisa bensin akhir di tangki ($10\text{ liter}$):
$$\frac{150\text{ km}}{10\text{ liter}} = 15\text{ km/liter}$$
Ingat, mobil bergerak bukan menggunakan bensin yang tersisa, melainkan bensin yang telah hangus terbakar!
Opsi B ($10\text{ km/liter}$) biasanya dipilih saat siswa berhasil menemukan angka $20\text{ liter}$ (bensin terpakai), tetapi bingung karena angka $20$ tidak ada di pilihan, lalu menebak separuh dari $20$, atau salah menghitung bensin terpakai menjadi $15\text{ liter}$ ($150 \div 15 = 10$).
Opsi C ($12{,}5\text{ km/liter}$) dan Opsi E ($17{,}5\text{ km/liter}$) merupakan hasil dari kesalahan pembagian aritmatika atau kekeliruan dalam mengonversi pecahan kapasitas awal tangki.