Grammar Penyesalan: Membedah Rahasia Past Modals
Saran vs Drama Penyesalan
Pernah nggak kamu ngasih saran ke teman, tapi sarannya udah telat alias kejadiannya udah terlanjur terjadi? Di sinilah kata sakti bahasa Inggris, should (seharusnya), menunjukkan kalau dia punya "dua nyawa".
Bayangkan temanmu berniat mau potong rambut cepak. Kamu menasihati dia buat masa depan: "You should cut it!" (Kamu seharusnya memotongnya!) Ini murni saran biasa, karena kejadiannya belum terjadi.

Sekarang bayangkan temanmu sudah memotong rambutnya, dan potongannya kependekan alias pitak. Dia nangis di depan cermin. Kamu ingin bilang "Kamu seharusnya tidak memotongnya!". Nah, di titik ini, nasi sudah menjadi bubur. Kejadiannya sudah lewat dan tidak bisa diubah.
Di sinilah nyawa kedua should muncul: drama penyesalan masa lalu. Karena situasinya sudah berlalu, kita tidak bisa lagi memakai bentuk should biasa (should + Verb 1). Kalau dipaksakan, grammar-nya hancur dan maknanya malah aneh. Kita butuh sebuah mesin waktu grammar khusus untuk menarik should mundur ke masa lalu!
Jika temanmu bangun kesiangan dan berkata 'I should have gone to bed earlier', apa yang sedang ia lakukan?
- Memberi saran agar besok tidak tidur larut.
- Mengkritik penyesalan karena begadang tadi malam.
- Menyatakan kegiatan tidur yang sedang berlangsung.
- Memerintah untuk tidur sekarang juga.
Jawaban: Mengkritik penyesalan karena begadang tadi malam.
Konteks 'woke up late' menandakan kejadiannya sudah berlalu, sehingga kita sedang mengkritik/menyesali sesuatu yang seharusnya dilakukan tadi malam.
Perbedaan fungsi should untuk saran masa depan dan penyesalan masa lalu.
Merakit Mesin Waktu Grammar
Gimana caranya bikin kalimat penyesalan di masa lalu? Kenapa kita gak boleh asal nempel should dengan Verb 2 atau Verb 3?
Coba perhatikan opsi D di soal kita tadi: "should watched". Ini adalah pelanggaran keras dalam bahasa Inggris. Kenapa? Karena aturannya mutlak: Modal (seperti should, can, must) WAJIB diikuti oleh kata kerja dasar (Bare Infinitive). Nggak boleh ada tambahan -ed, -s, apalagi langsung ketemu Verb 2 atau Verb 3.
Terus, kalau dilarang, gimana cara menarik should ke masa lalu untuk bikin kalimat penyesalan? Jawabannya adalah kita butuh jembatan waktu: HAVE.

Di mata grammar, kata have di sini adalah kata kerja dasar, jadi should bahagia dan aturannya tetap terpenuhi. Setelah have, barulah kita menggunakan Verb 3 (Past Participle) untuk memberi makna "sudah terjadi/perfect". Kombinasi ini disebut Modal Perfect.
Inilah Rumus Penyesalan: Should + have + Verb 3
Makna aslinya: "Seharusnya di masa lalu melakukan [Verb 3], tapi kenyataannya TIDAK dilakukan."

Struktur kalimat penyesalan mana yang paling benar secara anatomi grammar?
- I should had brought my umbrella.
- I should brought my umbrella.
- I should have brought my umbrella.
- I should bringing my umbrella.
Jawaban: I should have brought my umbrella.
Aturan baku penyesalan masa lalu: Should + have + Verb 3. Tidak boleh pakai 'had' atau langsung V2/V3 setelah modal.
Setelah modal (should) harus diikuti Verb dasar (have), baru diikuti Verb 3.
Jebakan Sedang Berlangsung
Di soal, ada satu opsi yang sangat menggoda dan sering bikin siswa terkecoh: Opsi B, "should be watching". Padahal, bentuk ini punya misi yang jauh berbeda.
Bentuk Continuous Modal (Should + be + V-ing) digunakan BUKAN untuk masa lalu. Bentuk ini dipakai untuk mengkritik atau mengharapkan sesuatu yang seharusnya SEDANG TERJADI SAAT INI, tepat ketika kamu berbicara.
Coba bayangkan situasinya: Besok kamu ada ujian Matematika yang mematikan. Tapi jam 8 malam ini, alih-alih belajar, kamu malah asyik push rank main game sambil tiduran di kasur.
Tiba-tiba, pintu kamarmu terbuka. Ibumu berdiri berkacak pinggang dan berkata tegas: "You should be studying right now!" (Kamu seharusnya sedang belajar sekarang!).
Di dunia nyata kamu lagi main HP, tapi di kepala Ibumu, bayangannya adalah kamu sedang duduk manis memegang buku. Ini harapan vs realita saat ini.
Kenapa "should be watching" salah untuk soal kita? Karena soal kita bercerita tentang menonton film horor yang sudah murni selesai/tamat di masa lalu (kemarin/minggu lalu). Nggak ada kegiatan menonton yang "seharusnya sedang berlangsung saat ini".
Saat kamu ke kantor jam 10 pagi, teman kerjamu malah asyik menonton Netflix. Apa teguran yang paling pas?
- You should have worked!
- You should be working!
- You should work!
- You should worked!
Jawaban: You should be working!
Karena kejadiannya adalah 'saat ini (sekarang)', kita mengkritik aksi yang seharusnya sedang berlangsung dengan 'should be + V-ing'.
Should be + V-ing digunakan untuk kritik aktivitas yang seharusnya sedang berlangsung saat ini.