Membedah Majas Perbandingan via Struktur Kalimat
Keluarga Besar Majas Perbandingan
Pernah nggak kamu bingung waktu ngerjain soal majas dan ngerasa, "Duh, ini kok mirip-mirip semua sih?" Wajar banget! Faktanya, pilihan jawaban di soal tadi (Simile, Metafora, Personifikasi, Alegori) memang berasal dari satu "keluarga" yang sama: Majas Perbandingan.
Inti dari semua majas perbandingan itu cuma satu: mengambil objek A (misalnya: kehidupan), lalu menjelaskannya dengan meminjam sifat objek B (misalnya: roda).
Simile vs Metafora: Rumus Eksplisit vs Implisit
Di soal tadi, kenapa jawabannya Simile dan bukan Metafora? Akar perbedaannya murni ada pada struktur tata bahasa.
Simile itu perbandingan eksplisit (terang-terangan). Kunci utamanya: kalimat ini WAJIB pakai kata hubung pembanding, seperti 'bagai', 'seperti', 'laksana', 'bak', 'ibarat'.
Contoh: "Wajahnya bagai rembulan" (Objek 1 + kata hubung + Objek 2).
Di soal kita: "Hidup ini seperti roda yang berputar". Kehadiran kata "seperti" mutlak mengunci jawaban menjadi Simile.
Metafora itu perbandingan implisit (langsung). Nggak ada perantara, nggak ada kata hubung. Objek A langsung dicap sebagai Objek B.
Contoh: "Wajahnya rembulan" atau "Dia adalah tulang punggung keluarga".
Kalau soal kita diubah jadi "Hidup ini roda yang berputar" (tanpa kata 'seperti'), barulah kalimat itu sah menjadi Metafora.
Berdasarkan rumus tata bahasanya, mana dari kalimat berikut yang merupakan contoh Metafora?
- A. Sorot matanya tajam seperti elang yang mengincar mangsa.
- B. Kasih ibu bagaikan sang surya menyinari dunia.
- C. Perpustakaan ini adalah surga bagi para pecinta buku.
- D. Angin malam berbisik pelan di telingaku.
Jawaban: C. Perpustakaan ini adalah surga bagi para pecinta buku.
Opsi C adalah Metafora karena membandingkan 'Perpustakaan' dengan 'surga' secara langsung (implisit) tanpa kata hubung. A dan B adalah Simile (memakai kata 'seperti/bagaikan'), sedangkan D adalah Personifikasi (angin bisa 'berbisik' layaknya manusia).
Metafora membandingkan dua hal secara langsung (implisit) tanpa menggunakan kata hubung seperti 'bagai' atau 'seperti'.
Personifikasi & Alegori: Membedah Opsi Lain
Kalau tadi kita bahas perbandingan benda dengan benda, gimana dengan majas lainnya di opsi soal?

Personifikasi punya ciri yang sangat spesifik: dia membandingkan benda mati atau hewan, seolah-olah punya sifat dan perilaku manusia (person = manusia).
Contoh: "Angin menari-nari menerpa wajahku". Angin nggak punya kaki buat menari, yang bisa menari itu manusia.
Alegori adalah metafora level dewa. Kalau metafora cuma membandingkan di satu kalimat pendek, Alegori memperluas perbandingan itu menjadi sebuah cerita panjang atau kiasan utuh (bisa satu paragraf atau satu buku).
Contoh: Fabel Animal Farm, atau cerita tentang kapal berlayar di tengah badai karang, yang dari awal sampai akhir sebenarnya menceritakan perjuangan manusia mengarungi cobaan hidup.
Sebuah novel mengisahkan petualangan sekelompok hewan di peternakan yang menggulingkan majikan manusia mereka. Namun seiring berjalannya cerita, para pemimpin hewan tersebut mulai bertingkah persis seperti manusia penindas yang dulu mereka benci. Keseluruhan cerita panjang ini secara tersirat melambangkan kritik terhadap revolusi politik yang korup. Karya ini dominan menggunakan majas...
- A. Simile
- B. Personifikasi
- C. Metafora
- D. Alegori
Jawaban: D. Alegori
Karena teks tersebut membandingkan suatu konsep kompleks (revolusi politik) lewat sebuah cerita naratif utuh dan berlanjut (petualangan hewan di peternakan), majas yang tepat adalah Alegori.
Alegori adalah metafora yang diperluas menjadi sebuah narasi atau cerita utuh di mana elemen-elemennya melambangkan konsep lain di dunia nyata.