Perkalian Matriks: Dari Baris ke Kolom

Skor Turnamen: Baris Kali Kolom

Dalam perkalian matriks, setiap angka di satu baris dikalikan berpasangan dengan angka di kolom, lalu hasilnya dijumlahkan.

Bayangkan kamu sedang menghitung perolehan poin turnamen game esports. Tiga cabang rental kendaraan kita anggap sebagai tiga regu pemain: Tim A, Tim B, dan Tim C. Tiap jenis kendaraan setara dengan aksi yang mereka kumpulkan:

Skor total Tim A tentu bukan sekadar menjumlahkan unit armadanya ($10 + 5 + 2 = 17$), melainkan mengalikan setiap aksi dengan bobot poinnya masing-masing.

Mari kita hitung total pendapatan harian untuk Tim A (Cabang A):

Pendapatan Cabang A $= 3.000.000 + 3.000.000 + 2.400.000 = \text{Rp}8.400.000$. Pola memasangkan elemen mendatar (baris) ke elemen menurun (kolom) ini adalah kunci dasar perkalian matriks.

Jika Cabang C memiliki armada 12 MPV, 4 SUV, dan 3 Minibus dengan harga sewa harian berturut-turut Rp300.000, Rp600.000, dan Rp1.200.000, bagaimana urutan perkalian matriks yang benar untuk menghitung pendapatan Cabang C?

  • 12 + 4 + 3 = 19 unit armada
  • (12 x 300.000) + (4 x 600.000) + (3 x 1.200.000)
  • (12 x 300.000) + (4 x 300.000) + (3 x 300.000)
  • (12 x 1.200.000) + (4 x 600.000) + (3 x 300.000)

Jawaban: (12 x 300.000) + (4 x 600.000) + (3 x 1.200.000)

Dalam perkalian matriks, setiap elemen pada baris Cabang C dikalikan secara berurutan dengan elemen pada kolom harga sewa: 12 MPV dikalikan 300.000, 4 SUV dikalikan 600.000, dan 3 Minibus dikalikan 1.200.000, kemudian seluruh hasilnya dijumlahkan. Opsi A salah karena hanya menjumlahkan unit tanpa mengalikan harga. Opsi C salah karena mengalikan semua tipe dengan harga pertama saja. Opsi D salah karena urutan harga terbalik.

Cara mengalikan baris pada matriks dengan kolom secara benar.

Total Skor Seluruh Tim

Langkah perkalian baris dan kolom diulang untuk setiap baris hingga semua cabang memiliki nilai total.

Dengan aturan yang sama seperti pada Tim A, kita kalikan baris milik Tim B (Cabang B) dan Tim C (Cabang C) dengan kolom harga sewa:

Diagram perbandingan total armada vs pendapatan harian antara Cabang A, B, dan C.

Menganalisis Kondisi Pendapatan

Nilai pendapatan tiap cabang yang sudah dihitung akurat dapat digunakan untuk memvalidasi benar atau salahnya berbagai pernyataan.

Kini papan skor akhir sudah lengkap:

Ilustrasi papan peringkat turnamen esports dengan tiga podium juara bernuansa futuristik neon.

Mari kita evaluasi pernyataan-pernyataan pada soal:

Berdasarkan data pendapatan harian (Cabang A = 8,4 juta, Cabang B = 10,8 juta, Cabang C = 9,6 juta), tentukan apakah setiap pernyataan berikut Benar atau Salah!

  • Pendapatan rata-rata harian dari 3 cabang tersebut adalah 9,6 juta rupiah. — Benar
  • Cabang A menyumbang kurang dari 30% dari total pendapatan ketiga cabang. — Benar

Pernyataan 1 Benar: Total pendapatan ketiga cabang adalah Rp28,8 juta, sehingga rata-rata per cabang adalah 28,8 dibagi 3 = Rp9,6 juta. Pernyataan 2 Benar: Persentase kontribusi Cabang A adalah (8,4 / 28,8) x 100% = sekitar 29,17%, yang berarti bernilai kurang dari 30%.

Kemampuan menggunakan data nilai yang telah dihitung untuk mengevaluasi suatu pernyataan.