Logika Bersyarat & Garis Waktu
Syarat vs Eksekusi: Kapan Pengecekan Terjadi?
Pernahkah kamu masuk ke wahana roller coaster yang punya aturan "Tinggi badan minimal 150 cm"? Petugas akan mengukur tinggi badanmu di pintu masuk, sebelum kamu naik wahananya. Petugas tidak mungkin mengecek tinggi badanmu setelah kamu selesai bermain, kan?
Logika yang sama berlaku untuk sistem bot trading di soal ini. Aturan Panic Selling menyebutkan:
Frasa "saat itu" merujuk pada waktu tepat sebelum transaksi ke-$t$ dieksekusi, alias saldo pada waktu $t-1$.
Artinya, sistem akan memotret jumlah uangmu sebelum transaksi dimulai. Apapun kerugian atau keuntungan yang terjadi di dalam transaksi ke-$t$ tidak bisa mengubah "foto" masa lalu tersebut. Kerugian masif di transaksi tersebut baru akan berdampak pada transaksi berikutnya.
Biar lebih mantap, mari kita uji pemahamanmu tentang urutan waktu ini!
Jika setelah transaksi ke-5 selesai dieksekusi saldo bot tiba-tiba anjlok menjadi 30% dari Saldo Awal, apa yang akan terjadi menurut logika syarat-eksekusi?
- A. Transaksi tersebut batal dan saldo dikembalikan.
- B. Saldo yang kurang dari $50\%$ itu baru akan memicu aturan Panic Selling untuk transaksi KE-6.
- C. Aturan Panic Selling langsung diterapkan pada transaksi ke-5 secara retroaktif.
- D. Aturan Panic Selling baru berlaku jika transaksi ke-6 juga mengalami kerugian.
Jawaban: B. Saldo yang kurang dari $50\%$ itu baru akan memicu aturan Panic Selling untuk transaksi KE-6.
Pengecekan dilakukan sebelum transaksi dimulai. Saldo di akhir transaksi ke-5 adalah saldo sebelum transaksi ke-6 (t=5). Jadi, kondisi ini baru bisa memicu Panic Selling di transaksi ke-6.
Pengecekan syarat kondisi dilakukan sebelum eksekusi aksi, sehingga aksi tidak bisa memicu syarat untuk dirinya sendiri.
Misteri Transaksi Pertama
Di halaman sebelumnya kita sepakat bahwa sistem memotret saldo sebelum transaksi dimulai. Sekarang mari kita terapkan konsep ini untuk membedah Pernyataan I: mungkinkah bot mengalami Panic Selling di transaksi pertama ($t=1$)?
Saat $t=1$, sistem akan mengecek saldo di titik $t-1$, yaitu $t=0$. Saldo di waktu $t=0$ adalah modal atau Saldo Awal murni ($100 S_0$).
Syarat agar Panic Mode aktif adalah saldo awal harus kurang dari $50 S_0$. Pertanyaannya: apakah $100$ lebih kecil dari $50$? Jelas mustahil. Karena saldo belum tersentuh sama sekali, tidak ada kondisi yang bisa memicu Panic Selling di transaksi pertama.

Meskipun di transaksi pertama bot diancam dengan potensi kerugian ($L$) yang masif hingga uangnya sisa $10$, kerugian itu baru terealisasi setelah syarat transaksi pertama dicek. Kerugian masif di $t=1$ hanya bisa menjadi pemicu Panic Mode untuk dieksekusi di transaksi KEDUA ($t=2$).
Berdasarkan pola transaksi di soal (Untung G, Untung G, Rugi L), di transaksi ke berapakah *Panic Selling* paling cepat BISA terjadi?
- A. Jika untung G di transaksi pertama sangat kecil.
- B. Jika bot memprediksi akan ada rugi besar di masa depan.
- C. Dalam satu pola (Untung, Untung, Rugi), transaksi rugi baru ada di t=3. Jadi, Panic Selling paling cepat bisa terjadi di transaksi ke-4.
- D. Panic Selling bisa terjadi di transaksi ke-3.
Jawaban: C. Dalam satu pola (Untung, Untung, Rugi), transaksi rugi baru ada di t=3. Jadi, Panic Selling paling cepat bisa terjadi di transaksi ke-4.
Transaksi t=1 dan t=2 adalah Untung (G). Untung akan menambah saldo, bukan mengurangi. Saldo baru berkurang di t=3 karena Rugi (L). Penurunan ini baru bisa memicu Panic Selling di pengecekan sebelum transaksi ke-4.
Saldo di transaksi pertama selalu 100%, sehingga tidak mungkin memenuhi syarat yang mengharuskan saldo < 50%.
Aturan Emas Logika: Jangan Tambah Aturan!
Kadang, intuisi kehidupan nyata kita justru menjebak kita saat mengerjakan soal penalaran logika.
Di dunia nyata, alarm kebakaran yang menyala akan otomatis mati sendiri kalau keadaan sudah kembali aman. Wajar jika instingmu saat membaca soal berpikir: "Oh, kalau saldo udah naik lagi ke $60$, pasti Panic Mode-nya non-aktif lagi, kan?"
Tunggu dulu. Ini soal logika tekstual, bukan dunia nyata! Mari kita baca lagi aturan di soal: "...maka untuk transaksi-transaksi selanjutnya nilai $L$ akan menjadi dua kali lipat..."
Apakah ada kata "kecuali", "sampai", atau "jika saldo kembali normal" di teks aturan tersebut? Tidak ada.
Dalam penalaran matematis dan pemrograman komputer (seperti pada bot trading ini), jika suatu aturan kondisi (If-Then) tidak menyebutkan kondisi pembatalan secara eksplisit, maka aturan tersebut berlaku permanen. Sekali tombol panik ditekan (saldo $< 50$), Panic Mode akan terus aktif untuk semua transaksi selanjutnya selamanya, entah saldomu naik jadi $200$ sekalipun.
Ini persis kenapa Pernyataan II bernilai SALAH.
Sebuah sistem keamanan mal memiliki aturan tertulis: 'Jika ada sensor gerakan yang mendeteksi langkah kaki di malam hari, maka pintu utama mal akan terbuka untuk seterusnya.' Menurut logika formal, apa yang terjadi jika sensor sudah mendeteksi gerakan?
- A. Pintu akan tertutup kembali secara otomatis besok pagi.
- B. Pintu akan tertutup setelah kamu keluar dari mal.
- C. Pintu mal akan tetap terbuka seterusnya selamanya.
- D. Pintu mal akan tertutup jika sensor tidak mendeteksi gerakan selama 5 menit.
Jawaban: C. Pintu mal akan tetap terbuka seterusnya selamanya.
Tidak ada klausa pembatalan ('sampai...', 'kecuali...') dalam kalimat aturannya. Secara logika formal, aksi tersebut (pintu terbuka) bersifat permanen setelah dipicu.
Dalam logika tekstual, aturan tanpa klausa pembatalan eksplisit berlaku permanen, jangan menambahkan asumsi dari luar teks.