Rumus Kilat Penulisan 'Pasca', 'Antar', dkk

Kenalan dengan 'Kata Magnet'

Pernahkah kamu memperhatikan kata-kata seperti pasca, antar, atau ekstra? Kalau dipikir-pikir, kata-kata ini aneh. Mereka sering muncul, tapi seakan tidak bisa berdiri sendiri dan butuh sandaran untuk memiliki makna yang utuh.

Dalam tata bahasa Indonesia, ada kelompok kata khusus yang disebut bentuk terikat. Sesuai namanya, mereka terikat atau menempel pada kata lain.

ilustrasi

Jadi, mulai sekarang cobalah hafalkan beberapa "kata magnet" yang jadi langganan keluar di ujian ini: pasca-, antar-, ekstra-, pra-, anti-, non-, dan multi-. Begitu melihat mereka, insting pertamamu harus langsung siaga mencari kata pasangannya!

Berdasarkan analogi 'kata magnet', apa sifat utama dari bentuk terikat?

  • A. Mereka selalu ditulis terpisah dari kata setelahnya.
  • B. Maknanya bisa berdiri sendiri tanpa butuh kata lain.
  • C. Mereka tidak bisa berdiri sendiri dan harus menempel pada kata berikutnya.
  • D. Mereka selalu mengawali sebuah kalimat.

Jawaban: C. Mereka tidak bisa berdiri sendiri dan harus menempel pada kata berikutnya.

Bentuk terikat (seperti antar-, pasca-) ibarat 'kata magnet' yang wajib menempel pada kata setelahnya untuk membentuk makna yang utuh.

Bentuk terikat tidak bisa berdiri sendiri dan harus menempel pada kata dasar berikutnya.

Rumus Utama: Langsung Nempel!

Nah, karena kita sepakat bahwa bentuk terikat itu ibarat magnet, lalu bagaimana cara menuliskannya? Aturan dasarnya atau rumus utamanya sangat sederhana, tapi ironisnya ini yang paling sering bikin kita keliru.

Rumusnya: [Kata Magnet] + [Kata Biasa] = SERANGKAI

Maksudnya "serangkai" di sini adalah digabung total, tanpa tambahan spasi dan tanpa tanda hubung (-).

Pola yang benar adalah langsung ditabrakkan saja: antarnegara, ekstrakurikuler, antarkota, pascapanen.

Kalau kita kembali melihat soal tadi, kalimat nomor (2) menuliskan pascapandemi, dan itu adalah contoh penerapan rumus yang benar. Sebaliknya, penulisan antar individu di kalimat (8) salah total karena disela oleh spasi. Harusnya ditulis menyatu: antarindividu.

Manakah penulisan yang sesuai dengan 'rumus langsung nempel' dari bentuk terikat?

  • A. antarkota
  • B. antar kota
  • C. antar-kota
  • D. antar Kota

Jawaban: A. antarkota

Kata 'antar-' adalah bentuk terikat, jadi harus langsung digabung tanpa spasi dan tanpa tanda hubung jika bertemu kata biasa berhuruf kecil.

Bentuk terikat ditulis serangkai (digabung langsung) dengan kata dasar yang mengikutinya, tanpa spasi atau tanda hubung.

Kapan Boleh Pakai Strip (-)?

"Tapi Kak, aku pernah baca tulisan pakai strip di berita, misalnya anti-PKI! Berarti strip masih boleh, kan?"

Betul! Ada satu-satunya kondisi di mana tanda hubung (-) diperbolehkan dan justru WAJIB dipakai. Kapan itu? Tanda hubung (-) dipakai HANYA jika si 'kata magnet' bertemu dengan kata yang diawali huruf KAPITAL.

Kenapa butuh tanda hubung? Karena dalam estetika ejaan kita, huruf kecil tidak boleh berciuman langsung dengan huruf kapital. Itu melanggar kaidah. Harus ada pembatas di antara keduanya.

Ingat baik-baik batasannya: jika huruf pertamanya kecil (seperti pandemi atau individu pada soal sebelumnya), JANGAN pernah sesekali memakai tanda hubung. Langsung digabung!

Tentukan benar atau salah penulisan bentuk terikat berikut berdasarkan penggunaan tanda hubungnya!

  • Penulisan 'non-Asia' sudah tepat. — Benar
  • Penulisan 'pro-kemerdekaan' sudah tepat. — Salah
  • Penulisan 'pasca-Orde Baru' sudah tepat. — Benar

'Non-Asia' dan 'pasca-Orde Baru' benar karena bertemu kapital. 'Pro-kemerdekaan' salah karena 'kemerdekaan' berhuruf kecil, jadi harusnya 'prokemerdekaan'.

Tanda hubung pada bentuk terikat HANYA digunakan jika kata setelahnya diawali huruf KAPITAL.