A vs The: Kapan Pakai yang Mana?
Pesan Kopi: "A" vs "The"
Pernah nggak kamu milih the pas ngerjain soal bahasa Inggris cuma karena rasanya lebih enak atau pas dibaca di akhir kalimat? Wajar kok! Tapi, milih a atau the itu sebenarnya bukan sekadar soal nada atau mana yang terdengar pas, melainkan soal spesifik atau nggaknya barang yang lagi kita omongin.
Biar kebayang, coba bayangin kamu lagi di kafe.

Kalau kamu datang ke kasir dan bilang, "I want a coffee," artinya kamu minta kopi apa aja. Bebas, yang penting itu sebuah kopi (masih umum).
Tapi, bayangin ada kopi milik pelanggan lain yang kelihatan enak banget di meja sebelah. Kalau kamu menunjuk kopi itu dan bilang, "I want the coffee on that table," kamu lagi meminta satu gelas kopi spesifik yang ada di meja itu. Baristanya nggak bisa ngasih kamu kopi yang lain.
Saat di perpustakaan, temanmu berkata, 'I need to find a book.' Apa maksud dari perkataan temanmu?
- A. Dia mencari buku yang sangat spesifik dan kamu tahu persis buku apa itu.
- B. Dia sedang mencari sembarang buku untuk dibaca, belum spesifik buku yang mana.
- C. Dia ingin meminjam buku yang sedang kamu pegang.
- D. Dia sudah pernah menceritakan tentang buku itu kepadamu sebelumnya.
Jawaban: B. Dia sedang mencari sembarang buku untuk dibaca, belum spesifik buku yang mana.
Penggunaan kata 'a' (a book) menandakan bahwa benda tersebut belum spesifik, artinya bisa buku apa saja. Kalau spesifik, dia akan bilang 'the book'.
Penggunaan 'a' menandakan objek yang belum spesifik atau masih umum.
Hukum Perkenalan Barang
Selain soal benda itu spesifik atau umum dari sananya, ada satu aturan main penting lagi dalam bahasa Inggris: hukum perkenalan.
Coba lihat barang-barang di sekitarmu, misalnya buku di kamarmu. Kalau kamu mau cerita ke temanmu: "I bought a book yesterday. The book is really good."
Kenapa kalimat pertama pakai a, tapi kalimat kedua pakai the?
Kalimat pertama: Temanmu belum tahu buku apa yang kamu beli. Bukunya baru dikenalkan pertama kali (masih umum buat pendengar). Jadi, kita pakai a book (sebuah buku).
Kalimat kedua: Sekarang temanmu udah tahu buku mana yang lagi diomongin (yaitu buku yang dibeli kemarin). Karena pembicara dan pendengar udah sama-sama tahu benda spesifiknya, kita pakai the book (buku itu).
Perhatikan kalimat berikut: 'I saw a cat in the park. [___] cat was wearing a red collar.' Kata apa yang tepat untuk mengisi bagian rumpang tersebut?
- A. A
- B. An
- C. The
- D. This
Jawaban: C. The
Karena kucing (cat) tersebut sudah disebutkan di kalimat pertama ('a cat'), maka penyebutan kedua kalinya menjadi spesifik bagi pembicara dan pendengar, sehingga menggunakan 'the'.
Penggunaan 'the' untuk penyebutan benda yang kedua kalinya karena sudah menjadi spesifik.
Membedah "Good Result"
Sekarang kita balik ke teks prosedur membersihkan noda lilin di soal awal. Di kalimat terakhir ada bagian rumpang: “...your effort may not give [___] good result.”
Mari kita pakai hukum yang udah kita pelajari:
Apakah penulis teks sudah menyebutkan satu hasil spesifik sebelumnya? Enggak ada kan?
Penulis sedang membicarakan sebuah hasil yang baik secara umum yang akan kamu dapatkan di masa depan kalau kamu ngikutin langkah-langkahnya.

Karena "hasil yang baik" ini belum spesifik dan baru pertama kali disebutkan di konteks tersebut, kita harus pakai artikel untuk hal yang umum.
Lalu, karena frasa good result diawali dengan bunyi konsonan (huruf 'g'), maka kita pilih a. Jadinya: "a good result".
'I want to buy [___] new laptop next month.' Kata yang paling tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah...
- A. a
- B. an
- C. the
- D. these
Jawaban: A. a
Laptop baru tersebut masih berupa rencana umum (belum spesifik laptop yang mana) dan baru disebutkan pertama kali. Karena diawali bunyi konsonan 'n', maka menggunakan 'a'.
Penggunaan 'a' pada kata benda tunggal yang baru pertama kali disebutkan dan diawali bunyi konsonan.