Stoikiometri Redoks: Dari Reaksi ke Produk Gas
Menyetarakan Reaksi Redoks
Reaksi redoks harus disetarakan dari jumlah atom dan jumlah muatannya (elektron) dengan metode setengah reaksi. Persamaan reaksi yang belum setara ibarat daftar bahan mentah resep kue tanpa takaran; kita memerlukan perbandingan koefisien yang pasti agar elektron yang dilepaskan tepat sama dengan elektron yang diterima.
Untuk menyetarakan reaksi $\text{MnO}_4^-(\text{aq}) + \text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4(\text{aq}) \to \text{Mn}^{2+}(\text{aq}) + \text{CO}_2(\text{g})$ dalam suasana asam, kita pecah menjadi dua tahap:
Setengah Reaksi Oksidasi ($\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 \to \text{CO}_2$):
Setarakan atom selain $\text{O}$ dan $\text{H}$ terlebih dahulu: atom karbon ($\text{C}$) disetarakan dengan memberi koefisien $2$ pada $\text{CO}_2$, menjadi $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 \to 2\text{CO}_2$.
Atom $\text{O}$ sudah sama ($4$ di kiri dan $4$ di kanan).
Setarakan atom $\text{H}$ dengan menambahkan $2\text{H}^+$ di ruas kanan: $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 \to 2\text{CO}_2 + 2\text{H}^+$.
Setarakan muatan dengan menambahkan elektron ($e^-$): $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 \to 2\text{CO}_2 + 2\text{H}^+ + 2e^-$ (melepas $2e^-$).
Setengah Reaksi Reduksi ($\text{MnO}_4^- \to \text{Mn}^{2+}$):
Atom $\text{Mn}$ sudah setara ($1$ di kiri dan $1$ di kanan).
Setarakan atom $\text{O}$ dengan menambahkan $4\text{H}_2\text{O}$ di ruas kanan: $\text{MnO}_4^- \to \text{Mn}^{2+} + 4\text{H}_2\text{O}$.
Setarakan atom $\text{H}$ dengan menambahkan $8\text{H}^+$ di ruas kiri: $\text{MnO}_4^- + 8\text{H}^+ \to \text{Mn}^{2+} + 4\text{H}_2\text{O}$.
Setarakan muatan: sisi kiri bermuatan $+7$ sedangkan sisi kanan $+2$, sehingga tambahkan $5e^-$ di ruas kiri: $\text{MnO}_4^- + 8\text{H}^+ + 5e^- \to \text{Mn}^{2+} + 4\text{H}_2\text{O}$ (menerima $5e^-$).

Diagram di atas memperlihatkan langkah kunci penyetaraan muatan: reaksi oksidasi melepas $2e^-$, sedangkan reduksi menerima $5e^-$. Kelipatan persekutuan terkecil dari $2$ dan $5$ adalah $10$, sehingga reaksi oksidasi dikalikan $5$ dan reaksi reduksi dikalikan $2$:
$$5\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 \to 10\text{CO}_2 + 10\text{H}^+ + 10e^-$$
$$2\text{MnO}_4^- + 16\text{H}^+ + 10e^- \to 2\text{Mn}^{2+} + 8\text{H}_2\text{O}$$
Ketika dijumlahkan dan spesi $\text{H}^+$ di kedua ruas disederhanakan, kita memperoleh persamaan reaksi setara:
$$2\text{MnO}_4^- + 5\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 + 6\text{H}^+ \to 2\text{Mn}^{2+} + 10\text{CO}_2 + 8\text{H}_2\text{O}$$
Dari koefisien stoikiometri ini, perbandingan mol $\text{MnO}_4^-$ terhadap $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4$ adalah $2 : 5$. Fakta ini membuktikan bahwa Pernyataan I MENDUKUNG prinsip stoikiometri reaksi.
Dalam suatu reaksi redoks, setengah reaksi oksidasi melepas $3$ elektron dan setengah reaksi reduksi menerima $4$ elektron. Berapa faktor pengali untuk masing-masing setengah reaksi agar jumlah elektronnya setara?
- Oksidasi dikali 4, reduksi dikali 3
- Oksidasi dikali 3, reduksi dikali 4
- Oksidasi dikali 1, reduksi dikali 1
- Kedua reaksi tidak perlu dikalikan
Jawaban: Oksidasi dikali 4, reduksi dikali 3
Kelipatan persekutuan terkecil dari 3 dan 4 elektron adalah 12. Agar jumlah elektron yang dilepas sama dengan yang diterima, reaksi oksidasi (melepas 3e⁻) dikali 4 dan reaksi reduksi (menerima 4e⁻) dikali 3.
Elektron pada reaksi reduksi dan oksidasi harus disamakan jumlahnya dengan mencari kelipatan persekutuan terkecil.
Menghitung Kebutuhan Reaktan
Mol zat yang bereaksi dihitung dari perbandingan koefisien reaksi setara dikalikan mol awal zat yang diketahui. Begitu takaran resep reaksi sudah pasti, kita dapat langsung menghitung kuantitas bahan pereaksi yang diperlukan.
Langkah pertama adalah menghitung jumlah mol asam oksalat ($\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4$) yang tersedia. Karena larutan diketahui memiliki konsentrasi $0{,}25\text{ M}$ dan volume $50\text{ mL}$, kita ubah volume ke satuan Liter ($0{,}050\text{ L}$):
$$\text{Mol } \text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 = \text{Molaritas} \times \text{Volume (L)}$$
$$\text{Mol } \text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 = 0{,}25\text{ mol/L} \times 0{,}050\text{ L} = 0{,}0125\text{ mol}$$
Langkah berikutnya adalah mencari mol $\text{MnO}_4^-$ yang diperlukan untuk bereaksi tuntas dengan seluruh asam oksalat tersebut. Kita gunakan perbandingan koefisien stoikiometri dari reaksi setara yang telah kita temukan: koefisien $\text{MnO}_4^-$ adalah $2$ dan koefisien $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4$ adalah $5$.
$$\text{Mol } \text{MnO}_4^- = \frac{\text{Koefisien } \text{MnO}_4^-}{\text{Koefisien } \text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4} \times \text{Mol } \text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4$$
$$\text{Mol } \text{MnO}_4^- = \frac{2}{5} \times 0{,}0125\text{ mol} = 0{,}005\text{ mol}$$
Perhitungan ini menunjukkan bahwa dibutuhkan tepat $0{,}005\text{ mol } \text{MnO}_4^-$, sehingga Pernyataan II MENDUKUNG prinsip stoikiometri reaksi.
Dalam suatu reaksi kimia, perbandingan koefisien zat A terhadap zat B adalah $3 : 2$. Jika tersedia $0{,}06\text{ mol}$ zat B, berapa mol zat A yang diperlukan agar bereaksi sempurna?
- 0,04 mol
- 0,12 mol
- 0,09 mol
- 0,18 mol
Jawaban: 0,09 mol
Sesuai perbandingan koefisien reaksi, mol A = (koefisien A / koefisien B) × mol B = (3 / 2) × 0,06 mol = 0,09 mol. Opsi 0,04 mol keliru karena membalik rasio menjadi 2/3.
Perbandingan koefisien digunakan sebagai pengali mol zat pembanding untuk mencari mol zat yang ditanyakan.
Menghitung Volume Gas STP
Volume gas pada keadaan STP dicari dengan mengalikan mol gas tersebut dengan $22{,}4\text{ L/mol}$. Dalam stoikiometri reaksi, kita bisa memperkirakan volume produk gas yang dihasilkan dari takaran reaktan mula-mula.

Wadah pada ilustrasi di atas menggambarkan konsep Volume Molar STP: pada kondisi standar (suhu $0^\circ\text{C}$ dan tekanan $1\text{ atm}$), $1\text{ mol}$ gas ideal apa pun menempati ruang bervolume tetap sebesar $22{,}4\text{ Liter}$.
Untuk menghitung volume gas $\text{CO}_2$ yang dihasilkan:
Cari mol gas $\text{CO}_2$ terlebih dahulu: Gunakan rasio koefisien antara $\text{CO}_2$ dan $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4$. Koefisien $\text{CO}_2$ adalah $10$ dan koefisien $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4$ adalah $5$, menghasilkan perbandingan $10 : 5$ atau $2 : 1$.
$$\text{Mol } \text{CO}_2 = \frac{10}{5} \times \text{mol } \text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4 = 2 \times 0{,}0125\text{ mol} = 0{,}025\text{ mol}$$
Konversikan mol ke volume gas STP:
$$\text{Volume } \text{CO}_2 = \text{mol } \text{CO}_2 \times 22{,}4\text{ L/mol}$$
$$\text{Volume } \text{CO}_2 = 0{,}025\text{ mol} \times 22{,}4\text{ L/mol} = 0{,}56\text{ L}$$
Nilai sebenarnya adalah $0{,}56\text{ L}$. Angka $0{,}28\text{ L}$ pada soal merupakan jebakan yang muncul jika seseorang lupa menyetarakan atom karbon sehingga menganggap mol $\text{CO}_2$ sama persis dengan mol $\text{H}_2\text{C}_2\text{O}_4$ ($1 : 1$, yaitu $0{,}0125\text{ mol} \times 22{,}4 = 0{,}28\text{ L}$). Karena volume terhitung adalah $0{,}56\text{ L}$, maka Pernyataan III TIDAK MENDUKUNG prinsip stoikiometri reaksi.
Sebuah reaksi kimia menghasilkan $0{,}1\text{ mol}$ gas oksigen ($\text{O}_2$). Berapa volume gas oksigen tersebut jika diukur pada kondisi standar (STP)?
- 22,4 Liter
- 2,24 Liter
- 1,12 Liter
- 0,224 Liter
Jawaban: 2,24 Liter
Pada kondisi standar (STP), volume gas dihitung dengan rumus: Volume = mol × 22,4 L/mol = 0,1 mol × 22,4 L/mol = 2,24 Liter. Opsi 22,4 L keliru karena mengabaikan jumlah mol, sedangkan 0,224 L keliru pada perkalian desimal.
Menghitung volume gas STP dari mol gas dengan faktor 22,4 L/mol.