Membongkar Angka: Rahasia Faktor Bilangan

Bagi-Bagi Tanpa Sisa

Pernahkah kamu membagikan makanan ke teman-teman dan berharap semua orang dapat bagian yang sama rata tanpa ada sisa sedikit pun? Nah, konsep inilah yang mendasari apa itu faktor dalam matematika.

Secara sederhana, faktor adalah angka pembagi yang pas. Artinya, angka tersebut bisa membagi habis suatu bilangan tanpa menyisakan pecahan atau sisa barang.

Coba bayangkan kamu punya $18$ permen. Kalau kamu bagikan ke $2$ orang temanmu, masing-masing akan mendapatkan $9$ permen. Pas! Tidak ada permen yang tersisa. Ini berarti $2$ adalah faktor dari $18$.

Namun, coba kalau $18$ permen itu kamu bagikan ke $5$ teman. Masing-masing hanya dapat $3$ permen, tapi masih ada sisa $3$ permen yang tidak bisa dibagi rata tanpa dipecah. Karena ada sisa, maka $5$ bukan faktor dari $18$.

ilustrasi

Jadi, ketika soal bertanya tentang "faktor dari $18$", itu sama saja dengan bertanya: "18 bisa dibagi rata ke angka berapa saja ya?"

Apakah 4 merupakan faktor dari 18?

  • A. Ya, karena 18 lebih besar dari 4.
  • B. Tidak, karena 18 dibagi 4 menyisakan 2.
  • C. Tidak, karena 4 bukan bilangan ganjil.
  • D. Ya, karena 4x4 = 16 (mendekati 18).

Jawaban: B. Tidak, karena 18 dibagi 4 menyisakan 2.

Faktor harus membagi habis tanpa sisa. 18 dibagi 4 hasilnya 4 sisa 2. Karena ada sisa, 4 bukan faktor 18.

Faktor adalah bilangan yang membagi habis tanpa sisa.

Strategi Pasangan (Biar Gak Kelewatan)

Mencari faktor dengan menebak-nebak angka satu per satu dari $1$ sampai $18$ itu rawan bikin ada angka yang terlewat. Cara yang jauh lebih aman dan sistematis adalah dengan mencari pasangan perkalian yang hasilnya $18$.

Ingat, pembagian dan perkalian adalah dua sisi dari koin yang sama. Kalau suatu angka bisa membagi $18$, pasti ada angka pasangannya yang kalau dikalikan hasilnya $18$ juga. Faktor selalu datang berpasangan!

Kita bisa memakai teknik diagram pelangi. Mulailah selalu dari angka yang paling kecil:

  1. Kita mulai dari $1$. $1 \times \dots = 18$? Ya, $18$. Jadi pasangan pertama adalah $(1, 18)$.

  2. Lanjut ke angka $2$. $2 \times \dots = 18$? Ya, $9$. Pasangan kedua adalah $(2, 9)$.

  3. Lanjut ke angka $3$. $3 \times \dots = 18$? Ya, $6$. Pasangan ketiga adalah $(3, 6)$.

Setelah angka $3$, kita coba $4$ dan $5$ (tidak bisa membagi habis $18$). Angka berikutnya adalah $6$, tapi kita sudah menemukannya sebagai pasangan dari $3$! Artinya, pencarian kita sudah selesai. Kita menemukan faktor: $1, 2, 3, 6, 9$, dan $18$.

Saat mencari faktor 18, kamu sudah sampai di pasangan 3x6=18. Apa yang harus kamu lakukan selanjutnya?

  • A. Coba angka 7 dan 8
  • B. Coba angka 4 dan 5
  • C. Berhenti, karena angka 6 sudah kita temukan (3x6)
  • D. Langsung lompat ke angka 9

Jawaban: C. Berhenti, karena angka 6 sudah kita temukan (3x6)

Setelah angka 3, yang dicoba adalah 4 dan 5 (tidak bisa). Angka berikutnya 6 sudah ada. Kalau angkanya sudah bertemu, berarti semua faktor sudah ketemu.

Pencarian faktor selesai ketika ujung pencarian bertemu dengan angka yang sudah ditemukan sebelumnya.

Awas Jebakan 'Diri Sendiri'

Salah satu kesalahan paling sering yang dilakukan banyak orang saat mencari faktor adalah terlalu fokus pada angka-angka "tengah" seperti $2, 3,$ atau $6$, dan malah lupa memasukkan angka $1$ dan bilangan itu sendiri!

Padahal, angka $1$ dan bilangan itu sendiri adalah faktor yang paling wajib dan pasti selalu ada untuk bilangan utuh apa pun (kecuali angka $0$ dan $1$ itu sendiri yang unik).

Kembali ke analogi awal: $18$ permen bisa saja diberikan ke $1$ orang (dia beruntung, dapat semua $18$ permennya). Atau sebaliknya, permennya dibagikan ke $18$ orang teman, sehingga masing-masing dapat tepat $1$ permen.

Hati-hati juga jangan sampai tertukar antara faktor dan kelipatan.

Tentukan apakah pernyataan berikut Benar atau Salah!

  • Angka 1 pasti merupakan faktor dari bilangan utuh apa pun (selain 0). — Benar
  • Angka 36 adalah salah satu faktor dari 18. — Salah

1 selalu membagi habis semua bilangan. 36 adalah kelipatan 18, bukan faktornya, karena faktor selalu lebih kecil atau sama dengan bilangannya.

Angka 1 selalu jadi faktor, tapi kelipatan tidak sama dengan faktor.