Aljabar Deret Selang-Seling
Anatomi Sebuah Pasangan
Mari kita lihat lagi deret yang bikin pusing tadi: $1 - 2 + 3 - 4 + 5 - 6 + \dots + 99 - 100$.
Kelihatannya deret ini membesar terus angkanya, dari $1$ sampai $100$. Tapi, alih-alih melihatnya sebagai daftar panjang $100$ angka yang terpisah, coba kita kelompokkan setiap dua angka yang bersebelahan.
Kalau kita berikan "kurung" pada setiap pasang ganjil-genap: $(1 - 2) + (3 - 4) + (5 - 6) + \dots + (99 - 100)$
Apa yang terjadi kalau kita selesaikan operasi di dalam kurung dulu?
$1 - 2 = -1$
$3 - 4 = -1$
$5 - 6 = -1$
$\dots$
Kunci dari soal deret selang-seling (alternating series) yang berurutan adalah mencari "pasangan" yang punya selisih atau jumlah yang konstan.
Jika pola deret ini diteruskan, berapa hasil dari pasangan angka (11 - 12)?
- A. 1
- B. 0
- C. -1
- D. -11
Jawaban: C. -1
Sama seperti pola awal, 11 (suku ganjil) dikurangi 12 (suku genap berurutan) menghasilkan -1.
Setiap pasangan suku ganjil dan genap berurutan pada deret ini selalu menghasilkan konstanta -1.
Jebakan Setengah Jalan
Kamu awalnya sudah sadar kalau ada $100$ angka di soal ini, dan karena dipasangkan dua-dua, pasti ada hubungannya sama $50$. Tapi hati-hati, $50$ itu apanya?

Banyak siswa yang terjebak di sini. Mereka berhasil menghitung ada $\frac{100}{2} = 50$ kelompok, lalu langsung menjawab $50$.
Nilai total deret adalah banyak pasangan dikali nilai per pasangan.
Karena ada $50$ kelompok, dan setiap kelompok nilainya adalah $-1$, maka kita sedang menambahkan angka $-1$ sebanyak $50$ kali.
Total = $\text{Banyak Pasangan} \times \text{Nilai per Pasangan}$ Total = $50 \times (-1) = -50$.
Itulah kenapa hasilnya menjadi negatif!
Misal ada deret serupa tapi lebih pendek: 1 - 2 + 3 - 4 + ... + 19 - 20. Berapa nilai total akhirnya?
- A. 10
- B. -10
- C. -20
- D. 20
Jawaban: B. -10
Ada 20 angka, berarti ada 20/2 = 10 pasang. Setiap pasang bernilai -1. Totalnya adalah 10 × (-1) = -10.
Total deret adalah hasil kali antara jumlah pasangan dengan nilai per pasangan.
Formalisasi Aljabar: Suku ke-$k$
Kalau kamu suka aljabar, kita bisa membuktikan bahwa selisih $-1$ ini bukan kebetulan, melainkan hukum mutlak dari deret tersebut.
Mari kita formulasikan. Kita namai pasangan pertama sebagai pasangan ke-$1$ ($k=1$), pasangan kedua $k=2$, dan seterusnya sampai $k = 50$.
Di dalam setiap pasangan, selalu ada angka ganjil yang dikurangi angka genap.
Suku ganjil selalu bisa ditulis sebagai: $2k - 1$
Suku genap setelahnya selalu bisa ditulis sebagai: $2k$
Apa yang terjadi kalau sepasang suku ke-$k$ ini kita kurangi? $(2k - 1) - 2k$
Kita sederhanakan aljabarnya: $= 2k - 2k - 1$ $= -1$
Pada pasangan terakhir (k = 50), angka ganjil dan genap apa yang sedang direpresentasikan oleh rumus (2k - 1) - 2k?
- A. 49 dan 50
- B. 50 dan 51
- C. 99 dan 100
- D. 100 dan 101
Jawaban: C. 99 dan 100
Untuk k=50, ganjil = 2(50)-1 = 99, dan genap = 2(50) = 100. Pasangannya adalah (99 - 100).
Substitusi k=50 ke persamaan aljabar (2k-1) dan (2k) membuktikan struktur pasangannya.