Bentuk vs Koloni Bakteri

Tiga Bentuk Dasar Bakteri

Bakteri memiliki tiga bentuk dasar sel tunggal yang berbeda: kokus (bulat), basil (batang), dan spirilum (spiral).

Diagram perbandingan tiga bentuk dasar sel tunggal bakteri: kokus, basil, dan spirilum secara berdampingan.

Sebelum mengamati bakteri yang berkumpul membentuk kelompok atau koloni, langkah pertama adalah mengenali morfologi satu sel individunya terlebih dahulu saat dilihat di bawah mikroskop:

Dari Satu Menjadi Koloni

Pola susunan koloni bakteri terjadi karena sel-sel hasil pembelahan tidak berpisah sempurna, dan formasinya ditentukan oleh arah bidang pembelahan.

Bakteri berkembang biak secara aseksual melalui pembelahan biner, yaitu satu sel membelah menjadi dua sel anak. Di dalam cawan petri, setelah membelah, dinding sel anak sering kali masih saling merekat. Kumpulan sel sejenis yang tetap menempel dan hidup bersama ini kita sebut sebagai koloni. Sel-sel ini tidak berkumpul secara acak dari tempat yang jauh, melainkan berasal dari satu sel induk yang membelah berulang kali di titik yang sama.

Formasi koloni sepenuhnya dipandu oleh orientasi bidang pembelahan sel:

Menamai Pola Koloni

Awalan nama bakteri diturunkan dari bahasa Yunani yang menggambarkan susunan koloninya: berpasangan (diplo-), rantai (strepto-), atau gerombolan tak beraturan (stafilo-).

Ilustrasi tiga objek sehari-hari yang menggambarkan susunan koloni bakteri: sepasang anting bola, kalung untaian mutiara, dan setangkai buah anggur.

Menamai bakteri semudah menggabungkan awalan pola susunan dengan bentuk dasar sel individunya:

Dengan demikian, kelompok bakteri bulat yang tersusun bergerombol menyerupai buah anggur pada gambar soal terbukti merupakan Stafilokokus (Opsi E benar).

Ditemukan bakteri yang diamati di bawah mikroskop. Sel individu bakteri tersebut berbentuk batang silindris, namun saat membelah, sel-sel anak tidak berpisah sempurna dan terus memanjang membentuk deretan rantai. Berdasarkan morfologi dan pola koloninya, kelompok bakteri ini diklasifikasikan sebagai...

  • Streptokokus
  • Stafilobasil
  • Streptobasil
  • Diplobasil

Jawaban: Streptobasil

Jawaban benar adalah C (Streptobasil). Sel individu bakteri berbentuk batang disebut basil, dan ketika membelah membentuk deretan panjang seperti rantai, pola tersebut diberi awalan strepto-. Pengecoh A salah karena kokus merujuk pada sel bulat, bukan batang. Pengecoh B salah karena stafilo- berarti gerombolan tidak beraturan seperti anggur, bukan rantai. Pengecoh D salah karena diplo- hanya merujuk pada formasi berpasangan dua sel, bukan rantai panjang.

Menggabungkan bentuk dasar sel (basil) dan susunan koloninya (strepto-) untuk menentukan tatanama bakteri.