Membaca Pohon Evolusi: Jejak Kekerabatan
Analogi Jalan Bercabang
Pernahkah kamu membayangkan evolusi kehidupan seperti sebuah perjalanan panjang di jalan raya? Coba perhatikan diagram pohon evolusi (sering disebut pohon filogenetik atau kladogram) pada soal tadi. Garis dan cabangnya punya makna khusus!

Bayangkan diagram tersebut sebagai peta jalan. Bagian paling bawah atau pangkal diagram adalah titik awal di 'Masa Lalu'. Saat kamu menyusuri garis lurus ke atas, kamu sedang berjalan menembus waktu menuju ke 'Masa Kini' yang berada di ujung paling atas daun diagram.
Nah, hal paling penting di peta ini adalah titik percabangannya (node).
Titik potong ini ibarat sebuah persimpangan jalan. Di masa lampau, sebuah populasi leluhur purba tunggal yang menyusuri 'jalan utama' tiba di persimpangan evolusi. Karena berbagai faktor alam, populasi itu terpecah menjadi dua kelompok yang menempuh jalan berevolusi yang berbeda ('gang baru'). Titik persimpangan inilah yang kita sebut sebagai 'Nenek Moyang Bersama' (common ancestor).
Berdasarkan analogi jalan raya, apa yang terjadi tepat di sebuah titik percabangan (node) pada diagram evolusi?
- A. Spesies yang hidup di masa lalu bergabung menjadi satu spesies modern.
- B. Sebuah populasi leluhur di masa lalu terpecah menjadi dua garis keturunan yang berevolusi terpisah.
- C. Lokasi persis di mana fosil suatu spesies ditemukan.
- D. Perkawinan silang antara dua spesies purba.
Jawaban: B. Sebuah populasi leluhur di masa lalu terpecah menjadi dua garis keturunan yang berevolusi terpisah.
Titik cabang (node) mewakili peristiwa spesiasi, di mana satu leluhur bersama (nenek moyang purba) terbelah menjadi dua populasi yang jalan evolusinya berbeda.
Titik percabangan (node) pada pohon filogenetik mewakili nenek moyang bersama yang terpecah menjadi garis keturunan berbeda.
Kamu dan Sepupumu, Bukan Kakekmu
Dari hasil tes awalmu, sepertinya kamu sempat mengira kalau simpanse (Pan) adalah bentuk purba dari manusia (Homo) yang belum sempurna. Ini adalah jebakan pemikiran yang paling sering terjadi! Mari kita luruskan.
Banyak orang mengira manusia berevolusi langsung dari simpanse karena letak namanya bersandingan di diagram. Kenyataannya, simpanse dan manusia sama-sama berada di ujung atas diagram. Artinya, keduanya adalah spesies modern yang hidup di 'Masa Kini'.
Kalau kamu menganggap manusia berasal dari simpanse masa kini, itu ibarat mengatakan sepupumu yang seumuran denganmu adalah kakekmu. Tentu saja tidak masuk akal, kan?
Manusia tidak berasal dari simpanse, dan simpanse bukan bentuk manusia yang "belum selesai". Yang benar adalah: Homo dan Pan memiliki satu 'Kakek Buyut' yang sama di masa lalu (terletak di titik percabangan di bawah mereka). Wujud si kakek buyut purba ini sudah punah, tapi dari dirinya lah lahir garis keturunan yang menjadi simpanse modern dan manusia modern.
Tentukan kebenaran dari pernyataan tentang hubungan manusia dan simpanse berikut:
- Berdasarkan pohon evolusi, simpanse (Pan) berevolusi menjadi manusia (Homo). — Salah
- Simpanse dan manusia memiliki nenek moyang purba yang sama, namun wujudnya telah punah. — Benar
Manusia tidak berevolusi dari simpanse masa kini. Keduanya adalah keturunan dari satu nenek moyang bersama yang telah punah. Spesies di ujung diagram berstatus sejajar seperti sepupu.
Spesies di ujung cabang adalah kerabat sejajar yang berbagi leluhur purba, bukan bentuk purba dari spesies lain.
Jebakan Ilusi Bersebelahan
Saat kamu ditanya mana dua spesies yang kekerabatannya paling dekat, kamu menjawab dengan melihat posisi tulisan yang paling berdampingan di ujung atas. Hati-hati, ini adalah ilusi visual!
Kekerabatan tidak ditentukan dari urutan jejeran nama di bagian atas, melainkan dari titik persimpangannya.
Cabang-cabang pada pohon evolusi itu seperti mainan gantung mobile bayi. Cabangnya bisa bebas diputar (dirotasi) di sekitar titik engselnya (node) tanpa mengubah makna kekerabatannya sedikit pun.
Coba mainkan simulasi di atas. Walaupun posisi ujungnya kamu putar-putar letaknya, titik tempat mereka bertemu tidak berubah! Artinya, posisi kiri atau kanan di tulisan hanyalah pilihan si pembuat gambar agar tidak kusut.
Berdasarkan prinsip cara membaca diagram, manakah pernyataan yang TEPAT tentang ilusi bersebelahan ini? (Pilih semua yang benar)
- Kita bisa menelusuri garis turun ke masa lalu sampai dua spesies bertemu di satu titik untuk mengecek kedekatannya.
- Dua spesies yang namanya ditulis bersebelahan di bagian atas diagram pasti merupakan kerabat terdekat.
- Titik cabang pada diagram evolusi dapat diputar (dirotasi) ke kiri dan ke kanan tanpa mengubah fakta kekerabatannya.
- Jika diagram diputar, maka hubungan kekerabatan evolusioner antar spesies tersebut ikut berubah total.
Jawaban: Kita bisa menelusuri garis turun ke masa lalu sampai dua spesies bertemu di satu titik untuk mengecek kedekatannya.; Titik cabang pada diagram evolusi dapat diputar (dirotasi) ke kiri dan ke kanan tanpa mengubah fakta kekerabatannya.
Spesies yang tulisannya bersebelahan belum tentu kerabat terdekat. Untuk membuktikannya, kita harus menelusuri garis turun ke titik pertemuan (node), karena cabang diagram bisa dirotasi tanpa merubah maknanya.
Kedekatan kekerabatan ditentukan oleh titik persimpangan nenek moyang bersama, bukan jarak visual tulisan spesies di ujung daun diagram.