Visualisasi Deret Tak Hingga & Konvergensi

Menjumlahkan yang Tak Berujung

Pernahkah kamu berpikir, mungkinkah kita menjumlahkan sesuatu terus-menerus tanpa henti, tapi hasilnya berhenti di satu angka pasti?

Bayangkan kamu melangkah di sebuah garis bilangan. Langkah pertamamu sejauh $1$ meter. Langkah keduamu mulai mengecil, hanya $0.5$ meter. Langkah ketiga memendek lagi jadi $0.25$ meter, dan seterusnya. Setiap langkah selalu setengah dari langkah sebelumnya.

Meskipun kamu melangkah tak terhingga kali, kamu tidak akan pernah bisa melewati jarak $2$ meter. Langkahmu makin lama makin kecil, nyaris nol, sehingga posisi akhirmu "berkumpul" menuju titik angka $2$.

Rem Blong vs Berhenti Tepat Waktu

Lalu, apa yang menentukan sebuah deret itu konvergen atau malah bablas terus? Jawabannya ada pada rasio ($r$), alias pengali antarsukunya.

Jika rasionya berupa pecahan antara $-1$ dan $1$ (atau nilai mutlak $|r| < 1$), ukuran suku makin lama akan makin menciut. Penciutan inilah yang bertindak seperti "rem", memastikan jumlah totalnya tidak bablas. Karena di soal tadi rasionya adalah $r = \frac{3}{4}$, deret tersebut terjamin Konvergen. (Pernyataan I benar!)

Sebaliknya, jika pengalinya $1$ atau lebih besar (misal $r = 1.5$), ukurannya akan membesar terus-menerus. Bukannya berhenti, deret akan melaju tanpa batas. Kondisi yang "rem blong" ini disebut Divergen (menyebar).

Manakah dari deret berikut yang pasti **konvergen** (menghasilkan angka final)?

  • A. Deret dengan rasio $r = \frac{5}{4}$
  • B. Deret dengan rasio $r = 1$
  • C. Deret dengan rasio $r = -\frac{2}{3}$
  • D. Deret dengan rasio $r = 1.1$

Jawaban: C. Deret dengan rasio $r = -\frac{2}{3}$

Syarat konvergen adalah nilai mutlak rasio kurang dari 1. $|-2/3| = 2/3$, yang berarti kurang dari 1.

Deret geometri hanya akan konvergen jika nilai mutlak rasionya kurang dari 1 (|r| < 1).

Deret di Dalam Deret

Dari informasi awal $S_{\infty} = 20$ dan $r = \frac{3}{4}$, kita bisa dengan mudah menemukan suku pertama dan keduanya. Lewat aljabar pemindahan ruas biasa, diperoleh suku pertamanya $a = 5$ dan suku keduanya $U_2 = \frac{15}{4}$. (Berarti, Pernyataan II dan III benar).

Tapi soal juga meminta jumlah dari suku-suku ganjilnya saja. Artinya kita menjumlahkan $U_1 + U_3 + U_5 + \dots$ Ada pola baru yang bersembunyi di sini!

Coba perhatikan garis barisannya. Kalau kita berjalan normal, setiap pindah suku kita mengalikan dengan $r$. Tapi karena kita cuma mengambil suku ganjil, kita melompat dua langkah sekaligus dari $U_1$ langsung ke $U_3$.

Artinya pengalinya bukan lagi $r$, melainkan dikali $r$, lalu dikali $r$ lagi. Secara matematis, rasionya menjadi $r \times r = r^2$. Kumpulan suku ganjil ini rupanya membentuk deret geometri BARU, dengan suku pertama tetap $U_1$, tapi rasionya berubah menjadi $r^2$.

Sebuah deret geometri memiliki rasio $r = 3$. Tentukan apakah pernyataan terkait rasio baru untuk deret yang dibentuk dari lompatan suku berikut benar atau salah!

  • Deret suku ganjil ($U_1, U_3, U_5, \dots$) akan memiliki rasio $9$. — Benar
  • Deret suku genap ($U_2, U_4, U_6, \dots$) akan memiliki rasio $6$. — Salah

Melompat dua suku berarti mengalikan $r$ dengan $r$ ($r^2$). Karena $r=3$, rasio barunya adalah $3^2 = 9$. Ini berlaku baik untuk deret ganjil maupun genap! Angka $6$ salah karena itu didapat dari $r \times 2$, bukan $r^2$.

Mengambil selang satu suku dalam deret geometri (misal ganjil saja atau genap saja) akan membuat rasio barunya menjadi r².