Mengurai 4 Sifat Dasar HAM

Hak Asasi Itu Ibarat Udara Segar

Pernah kepikiran nggak, kenapa sih Hak Asasi Manusia (HAM) itu disebut "kebutuhan dasar"? Biar gampang ngebayanginnya, coba kita ibaratkan HAM itu seperti hak kamu untuk bernapas.

ilustrasi

Coba perhatikan karakteristik udara untuk bernapas ini:

Kapan vs Siapa: Bedanya Hakiki dan Universal

Dari hasil belajarmu, kadang ada yang masih kebolak-balik antara Hakiki dan Universal. Padahal, cara ngebedainnya gampang banget kalau kamu tahu "pertanyaan" apa yang sedang dijawab oleh masing-masing sifat.

Mari kita tes sebentar pemahamanmu soal bedanya kedua sifat ini!

ilustrasi

Di sebuah negara X, terdapat undang-undang yang menjamin kebebasan berpendapat. Namun, perlindungan ini hanya berlaku penuh bagi penduduk asli, sedangkan pendatang diabaikan haknya. Sifat dasar HAM apa yang nyata-nyata dilanggar oleh negara X?

  • A. Hakiki
  • B. Universal
  • C. Tidak dapat dicabut
  • D. Tidak dapat dibagi

Jawaban: B. Universal

Negara tersebut melakukan diskriminasi berdasarkan status asal-usul (pendatang vs asli). Ini melanggar sifat 'Universal' di mana hak dasar harusnya berlaku untuk siapapun tanpa membeda-bedakan.

Sifat Universal berarti HAM berlaku setara untuk semua orang tanpa membedakan latar belakang (termasuk status kependudukan).

Dirampas vs Dipilah-pilah: Dicabut atau Dibagi?

Selain Hakiki dan Universal, ada dua sifat lain yang sering muncul berpasangan: Tidak dapat dicabut (inalienable) dan Tidak dapat dibagi (indivisible). Bedanya ada pada 'apa yang dilakukan si pelanggar' terhadap hak tersebut.

Sekarang coba bedakan dua kasus ini.

Berdasarkan dua studi kasus berikut, tentukan sifat HAM mana yang dilanggar!

  • Aparat menangkap dan menahan demonstran di lokasi rahasia tanpa melalui proses pengadilan yang adil. — Tidak dapat dicabut
  • Pemerintah berbangga karena memberikan tunjangan ekonomi penuh pada rakyat, tetapi melarang keras rakyatnya membentuk partai oposisi. — Tidak dapat dibagi

Penculikan berarti perampasan hak kebebasan fisik, sehingga melanggar prinsip 'tidak dapat dicabut'. Sementara, mengorbankan hak politik demi memberi hak kesehatan adalah bentuk pemotongan hak, yang melanggar prinsip 'tidak dapat dibagi' (karena HAM harus dipenuhi secara utuh).

Hak dicabut saat dirampas paksa dari genggamanmu, hak dibagi saat kamu hanya diberi satu hak namun hak asasi lainnya ditahan.