Birokrasi Kalimat: Sejajar & Tanpa Mubazir

Insting vs Kalimat Kantoran

Pernah nggak kamu baca kalimat laporan birokrasi yang rasanya kaku dan "tersendat" pas diucapin? Coba ingat kembali insting bahasa sehar-hari kamu. Kalau ada kalimat: "Ibu membeli sayur, mencuci buah, dan memotong daging", kalimat ini terasa mengalir dan enak dibaca, kan?

Kenapa bisa begitu? Karena semua rincian tindakannya memakai "seragam" yang sama, yaitu kata kerja berawalan me- (membeli, mencuci, memotong). Inilah yang disebut dengan asas kesejajaran (paralelisme) bentuk kata. Insting kita sebenarnya gampang menyadari kesejajaran ini di obrolan sehari-hari.

Tapi, begitu masuk ke ranah bahasa formal atau birokrasi, kita sering terkecoh. Coba perhatikan rincian pada soal tadi: "...seluruh staf diwajibkan [melakukan] koordinasi, [sinkronisasi] data, dan [penyusunan] laporan..."

Bandingkan bunyinya. Terasa janggal, kan? Melakukan adalah sebuah tindakan, sedangkan sinkronisasi dan penyusunan adalah nama dari hasil/proses (kata benda). Ibarat mesin pabrik, bentuk gir ketiga mesinnya tidak sama, sehingga alur kerjanya nyangkut!

ilustrasiilustrasi

Di antara rincian kegiatan berikut, mana yang bentuk katanya paling sejajar dan enak dibaca?

  • A. Ayah membersihkan kebun, memotong rumput, dan menyapu halaman.
  • B. Ayah membersihkan kebun, pemotongan rumput, dan menyapu halaman.
  • C. Ayah pembersihan kebun, memotong rumput, dan menyapu halaman.
  • D. Ayah membersihkan kebun, memotong rumput, dan penyapuan halaman.

Jawaban: A. Ayah membersihkan kebun, memotong rumput, dan menyapu halaman.

Semua kata menggunakan awalan me- (membersihkan, memotong, menyapu) sehingga membentuk verba yang sejajar.

Rincian dalam kalimat harus memiliki kesejajaran bentuk kata (paralelisme), misalnya menggunakan kata kerja (verba) berawalan me- semua.

"Rapat Koordinasi" Anti-Mubazir

Sebelum kita memusingkan soal seragam kata tadi, langkah pertama dan paling mendasar dalam menyusun kalimat efektif adalah: bereskan dulu kata-kata yang mubazir.

Dalam dunia birokrasi, kalimat efektif itu ibarat mengelola anggaran negara: jangan sampai ada pengeluaran ganda untuk membiayai fungsi yang persis sama. Hal ini dalam tata bahasa disebut pleonasme (pemborosan kata).

Coba cek kalimat awal pada soal. Di sana ada frasa "dalam rangka untuk". Baik kata dalam rangka maupun untuk memiliki fungsi yang sama persis, yaitu menandakan sebuah tujuan. Memakai keduanya sekaligus adalah pemborosan anggaran kata! Pilih salah satu saja.

Lalu ada juga frasa "seluruh staf-staf". Kata seluruh sudah bermakna jamak (banyak), dan kata yang diulang seperti staf-staf juga bermakna jamak. Cukup gunakan "seluruh staf" atau "staf-staf".

Kalimat mana yang TIDAK mengandung pleonasme (pemborosan kata)?

  • A. Agar supaya rapat berjalan lancar, kita harus bersiap.
  • B. Para hadirin sekalian dimohon berdiri.
  • C. Banyak warga yang berpartisipasi dalam acara ini.
  • D. Semua siswa-siswa wajib mengumpulkan tugas.

Jawaban: C. Banyak warga yang berpartisipasi dalam acara ini.

Opsi C benar karena 'banyak warga' tidak mubazir. 'Agar supaya', 'para hadirin sekalian', dan 'semua siswa-siswa' adalah bentuk pemborosan ganda.

Pleonasme terjadi saat kita menggunakan kata yang maknanya sudah terwakili oleh kata lain sebelumnya (contoh: banyak siswa-siswa, agar supaya).

Seragam Kata: Me- vs Pe-an

Sekarang saatnya kita mendandani kata-kata yang belum seragam tadi. Dalam tata bahasa, imbuhan sangat menentukan kelas kata. Rincian dalam sebuah kalimat harus memakai seragam yang sama. Kalau yang satu pakai seragam kata kerja, maka teman-teman di sebelahnya juga harus kata kerja.

Sebagai panduan cepat:

Mari kita bedah frasa rincian dari soal awal yang salah:

Gimana solusinya agar semuanya mengalir lancar bagai gir mesin yang sinkron? Ubah semuanya menjadi satu seragam tindakan. Kata sinkronisasi kita ubah jadi menyinkronkan, dan penyusunan kita ubah jadi menyusun. Jadinya: melakukan koordinasi, menyinkronkan data, dan menyusun laporan.

Tentukan apakah kata-kata berikut merupakan kata kerja (Tindakan) atau kata benda (Hasil/Proses) berdasarkan imbuhannya!

  • Pembuatan — Benda
  • Mengevaluasi — Kerja
  • Penyelarasan — Benda

Pembuatan (pe-an) dan penyelarasan (pe-an) adalah kata benda. Mengevaluasi (me-) adalah kata kerja.

Imbuhan pe-an atau -isasi membentuk kata benda, sedangkan awalan me- membentuk kata kerja.