Makna Tersurat: Bebas Jebakan Asumsi

Aturan Pesan Makanan

Pernah nggak kamu nitip beli makan ke temanmu? Kamu bilang, "Aku titip nasi goreng pedas, ya."

Lalu temanmu kembali bawa nasi goreng pedas plus es teh manis. Katanya, "Ya masuk akal dong, kalau makan pedas pasti butuh minum. Jadi sekalian aku beliin."

Secara logika, tindakan temanmu itu sangat logis dan perhatian. Tapi, apakah kamu menyuruh dia beli es teh? Nggak.

ilustrasi

[[quiz]]

Inti dari menjawab soal makna tersurat adalah menekan insting kita untuk "berasumsi". Jawaban yang benar tidak butuh penafsiran panjang. Cukup tanyakan: Ada nggak kata-katanya di kalimat asli? Kalau jawabannya "tidak", ya berarti itu bukan makna tersuratnya.

Saat ibu menyuruhmu, 'Belikan ibu telur setengah kilo di warung,' manakah makna tersurat dari kalimat ibu?

  • A. Ibu ingin memasak telur dadar untuk makan malam.
  • B. Ibu menyuruh membeli 500 gram telur di warung.
  • C. Ibu sedang sibuk sehingga menyuruhku ke warung.
  • D. Di rumah sedang tidak ada lauk pauk.

Jawaban: B. Ibu menyuruh membeli 500 gram telur di warung.

'Setengah kilo' adalah parafrase dari '500 gram'. Opsi lain memang masuk akal sebagai alasan mengapa ibu menyuruh, tetapi alasan-alasan tersebut TIDAK tersurat diucapkan oleh ibu.

Makna tersurat hanya memuat fakta yang benar-benar tercetak di teks, tidak termasuk asumsi logis di baliknya.

Jebakan Masuk Akal

Saat menghadapi soal membaca, terutama di UTBK, tantangan terbesar kita justru datang dari opsi jawaban yang terlalu bagus.

Pembuat soal sangat tahu kalau otak manusia itu suka menghubung-hubungkan sesuatu. Jadi, mereka sengaja menaruh fakta umum atau asumsi logis di pilihan jawaban untuk mengecoh siswa yang suka overthinking. Opsi jebakan ini biasanya berisi kebenaran yang "salah tempat".

[[quiz]]

Aturan Emas: Tahan instingmu untuk menyimpulkan. Begitu kamu mulai membatin, "Ah, ini kan masuk akal, pasti ujungnya begini," di situlah kamu masuk perangkap! Selalu tuntut bukti langsung (kalimatnya) dari dalam teks. Kalau tidak tertulis, langsung coret opsinya tanpa ragu.

Tentukan mana yang merupakan makna tersurat dan mana yang merupakan jebakan asumsi dari teks: 'Deni begadang semalaman untuk belajar UTBK.'

  • Deni tidak tidur di malam hari. — Tersurat
  • Deni bangun kesiangan keesokan harinya. — Jebakan Asumsi
  • Deni belajar UTBK sepanjang malam. — Tersurat
  • Nilai try out Deni pasti akan naik karena rajin. — Jebakan Asumsi

'Tidak tidur' dan 'belajar' adalah makna harfiah dari begadang semalaman. Bangun kesiangan dan nilai try out yang naik memang sangat masuk akal, tapi TIDAK DITULIS sama sekali di kalimat aslinya.

Jebakan asumsi adalah membenarkan sesuatu yang secara fakta mungkin logis, tetapi tidak ada kalimat pendukungnya di dalam teks.

Ganti Baju, Badan Sama

Nah, sekarang kamu sudah tahu pantangan utamanya: jangan pilih opsi yang idenya nggak ada di teks. Tapi, tunggu dulu! Opsi jawaban yang benar biasanya nggak menyalin teks kata-per-kata, lho.

Loh, bukannya harus persis ada di teks? Maksudnya adalah idenya yang persis, tapi kata-katanya diganti. Inilah yang disebut dengan parafrase (menggunakan sinonim).

Bayangkan sebuah teks berkata: "Harga BBM melonjak drastis." Opsi jawaban tersurat yang benar mungkin berbunyi: "Terdapat peningkatan tarif bahan bakar secara signifikan."

Coba kamu pasangkan parafrase dari soal Pertamina ini!

Cara ampuh untuk yakin dengan sebuah opsi jawaban adalah dengan memasangkan kata kunci di kalimat asli ke kata kunci di opsi tersebut. Pastikan terjemahannya pas dan tidak ada ide tambahan yang menyusup masuk.