Menyusun Fungsi Permintaan Tanpa Rumus
Filter Awal: Arah Permintaan
Fungsi permintaan pasti memiliki gradien negatif, karena harga dan kuantitas bergerak ke arah yang berlawanan.

Sesuai hukum permintaan, saat harga suatu barang melonjak naik, jumlah barang yang mau dibeli konsumen akan berkurang. Begitu pula sebaliknya: saat harga turun, pembeli berbondong-bondong membeli lebih banyak. Secara visual, kurva permintaan selalu meluncur turun dari kiri atas ke kanan bawah.
Tingkat kemiringan garis ini disebut gradien. Karena perubahan harga dan kuantitas selalu berlawanan arah, angka yang menempel langsung di depan variabel (koefisien variabel) pada fungsi permintaan harus bertanda minus.
Hanya dengan trik eliminasi arah ini, kita bisa langsung mengeliminasi opsi yang menyalahi hukum ekonomi:
Opsi C ($P = 40Q - 44.000$) memiliki koefisien $+40$ (positif), yang berarti makin banyak barang diminta, harganya malah makin mahal—ini bukan kurva permintaan.
Opsi E ($Q = 0{,}025P + 1.100$) memiliki koefisien $+0{,}025$ (positif), yang berarti kenaikan harga justru menambah pembelian.
Kedua opsi tersebut bisa langsung kita coret tanpa perlu mencoret-coret kertas hitungan!
Dari persamaan-persamaan berikut, manakah yang secara konsep ekonomi dapat menjadi persamaan fungsi permintaan?
- P = -10Q + 500
- P = 10Q - 500
- Q = 0,5P + 100
- P = 50Q + 200
Jawaban: P = -10Q + 500
Fungsi permintaan mencerminkan hukum permintaan di mana harga dan kuantitas berbanding terbalik, sehingga koefisien variabel (gradien) harus bernilai negatif. Pada pilihan A, koefisien Q bernilai -10 (negatif). Opsi B, C, dan D semuanya memiliki koefisien positif yang berarti harga dan kuantitas bergerak searah (karakteristik penawaran).
Hanya bentuk persamaan dengan gradien negatif yang bisa menjadi fungsi permintaan.
Menemukan Gradien Harga
Gradien dapat ditemukan dengan melihat rasio perubahan harga terhadap perubahan kuantitas, tanpa rumus yang rumit.
Bayangkan kita sedang menuruni bukit atau menaiki anak tangga: seberapa curam jalan tersebut ditentukan oleh seberapa jauh kita naik untuk setiap langkah maju.
Mari kita lihat data dari soal:
Kuantitas ($Q$): bergerak dari $500\text{ kg}$ ke $400\text{ kg}$, artinya terjadi penurunan sebanyak $-100\text{ kg}$.
Harga ($P$): bergerak dari Rp$24.000$ ke Rp$28.000$, artinya terjadi kenaikan sebesar $+4.000$.
Artinya, setiap kali kuantitas berkurang $100\text{ unit}$, harga naik sebesar Rp$4.000$. Jika kita bagi rata ke tiap $1\text{ unit}$:
Karena gradiennya adalah $-40$, bentuk awal persamaan harga kita pastilah:
Sekarang kita tahu angka di depan $Q$ wajib bernilai $-40$.
Saat harga beras Rp10.000, jumlah permintaan adalah 60 kg. Saat harga naik menjadi Rp11.500, permintaan turun menjadi 50 kg. Berapakah nilai kemiringan (gradien) dari persamaan harga (P) tersebut?
- -150
- 150
- -1.500
- -15
Jawaban: -150
Perubahan harga (Delta P) = 11.500 - 10.000 = +1.500. Perubahan kuantitas (Delta Q) = 50 - 60 = -10. Maka kemiringan (gradien) = Delta P / Delta Q = 1.500 / (-10) = -150. Pilihan B salah tanda, pilihan C lupa membagi dengan Delta Q, dan pilihan D salah membagi dengan 100 bukannya 10.
Menghitung gradien secara rasio dari perubahan dua kondisi.
Mencari Titik Awal (Konstanta)
Konstanta adalah nilai prediksi harga ketika barang yang dibeli benar-benar nol, dihitung dengan berjalan mundur memakai gradien yang sudah didapat.

Setelah menemukan gradien $-40$, banyak orang tergoda langsung mengambil harga awal Rp$24.000$ sebagai angka tetap (konstanta), seperti pada jebakan Opsi B ($P = -40Q + 24.000$). Ini keliru!
Dalam persamaan garis, konstanta adalah tarif dasar atau pijakan paling awal: yaitu harga barang ketika pembeli tidak membeli sama sekali ($Q = 0$).
Mari kita gunakan analogi berjalan mundur:
Kita berada di pijakan yang kita tahu pasti: saat $Q = 500$, harganya adalah Rp$24.000$.
Kita ingin mundur ke titik awal, yaitu saat $Q = 0$ (berarti harus mundur sejauh $500\text{ langkah}$).
Karena setiap mundur $1\text{ unit}$ kuantitas harganya naik sebesar Rp$40$, maka untuk mundur $500\text{ unit}$, harga bertambah sebesar: $$500 \times 40 = 20.000$$
Tambahkan lonjakan ini ke harga pijakan kita: $$24.000 + 20.000 = 44.000$$
Persamaan fungsi permintaan yang benar adalah $P = -40Q + 44.000$, yang persis membuktikan kebenaran Opsi A!
Sebuah barang memiliki fungsi permintaan dengan gradien -50. Saat jumlah barang yang diminta mencapai 200 unit, harganya tercatat Rp15.000. Berapakah konstanta (titik awal harga saat kuantitas nol) dari fungsi permintaan tersebut?
- 25.000
- 15.000
- 5.000
- 10.000
Jawaban: 25.000
Gradien -50 berarti setiap penurunan 1 unit kuantitas, harga naik 50. Untuk mundur dari kuantitas 200 unit ke 0 unit, harga harus naik sebesar 200 * 50 = 10.000. Maka titik awal saat kuantitas nol adalah harga pada 200 unit ditambah kenaikannya: 15.000 + 10.000 = 25.000. Opsi B keliru karena langsung mencomot harga saat Q=200; Opsi C keliru karena mengurangkan kenaikan; Opsi D hanya menghitung besaran perubahan tanpa menambahkan harga awal.
Menghitung konstanta dengan berjalan mundur menggunakan gradien.